• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Senin, Juni 1, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

Reformasi Polri dan Jalan Terjal Mengembalikan Kepercayaan Publik

pedoman_id by pedoman_id
September 24, 2025
in Essai & Opini, Nasional
0
Reformasi Polri dan Jalan Terjal Mengembalikan Kepercayaan Publik

Dr I Wayan Sudirta, SH MH, anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dr I Wayan Sudirta, SH MH, anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan

PEDOMANINDONESIA.CO.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah institusi yang memiliki peran vital dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, sekaligus melindungi dan melayani masyarakat.

READ ALSO

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

Dalam perjalanannya, Polri telah menorehkan berbagai capaian penting yang layak diapresiasi. Namun, di balik prestasi tersebut, terdapat pula sejumlah persoalan yang masih membayangi dan menuntut perbaikan mendasar. Momentum pembentukan Tim Reformasi Polri menjadi ujian besar: apakah langkah ini akan menghasilkan perubahan substantif, atau sekadar simbolik belaka.

Langkah-langkah positif Polri

Perlu diakui, Polri tidak pernah berhenti melakukan pembenahan. Reformasi birokrasi telah berjalan melalui perbaikan sistem rekrutmen, pelatihan, hingga pengembangan karier berbasis kompetensi. Polri juga memperkuat program pembinaan disiplin internal, sehingga proses regenerasi berjalan lebih sehat.

Di era digital, Polri semakin adaptif. Inovasi layanan publik berbasis teknologi, seperti SIM Online dan SPKT Online, semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.

Pemanfaatan teknologi forensik dan big data juga meningkatkan kualitas investigasi dan efektivitas penegakan hukum.

Selain itu, pelayanan publik di kantor-kantor polisi kini lebih terintegrasi, dengan unit pengaduan yang lebih responsif. Upaya memperketat SOP dalam penyidikan pun merupakan langkah maju untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan. Semua ini menunjukkan bahwa Polri berusaha hadir lebih profesional, transparan, dan modern.

Masalah yang masih mengemuka

Meski berbagai inovasi telah dilakukan, kepercayaan publik terhadap Polri masih fluktuatif. Survei Indikator Politik Indonesia pada Agustus 2025 menunjukkan tingkat kepercayaan publik berada di 62,4 persen.

Angka ini sebenarnya masih mayoritas, namun menurun dibanding periode sebelumnya yang sempat menyentuh lebih dari 70 persen.

Penyebab penurunan ini cukup kompleks. Kasus penyalahgunaan kewenangan dan pelanggaran etik oleh oknum masih terjadi.

Tragedi besar seperti kasus Sambo, hingga peristiwa kekerasan oleh aparat di daerah, menjadi catatan hitam yang sulit dihapus.

Selain itu, publik sering kali mengeluhkan lambannya penanganan laporan. Hingga ada tanggapan bahwa petugas Pemadam Kebakaran lebih solutif daripada polisi.

Selain itu, fenomena “no viral no justice” mencuat: kasus baru ditangani serius ketika viral di media sosial. Hal ini menimbulkan kesan bahwa Polri belum sepenuhnya hadir melayani secara adil tanpa diskriminasi.

Isu penggunaan kekerasan berlebihan dalam pengamanan massa juga masih membayangi. Kultur organisasi yang tertutup, hierarkis, dan kadang resisten terhadap pengawasan semakin menambah tantangan reformasi di tubuh Polri.

Harapan dan tantangan

Menjawab dorongan publik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 17 September 2025 membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri melalui Surat Perintah Nomor Sprin/2749/IX/2025.

Tim beranggotakan 52 perwira, dengan Kapolri sebagai pelindung, Wakapolri sebagai penasihat, dan Komjen Chryshnanda Dwilaksana sebagai ketua tim. Fokus utama tim ini adalah pembenahan organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan.

Namun, pembentukan tim ini tidak bebas dari kritik. Komposisi yang didominasi oleh internal Polri menimbulkan kekhawatiran reformasi hanya berjalan dalam lingkaran tertutup.

Apalagi, pemerintah juga menyiapkan Komite Reformasi Polri di tingkat Presiden dengan menunjuk Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri.

Hal ini tentu dapat berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan. Tanpa kejelasan koordinasi, agenda reformasi bisa tersandera tarik-menarik kepentingan.

Tantangan lainnya adalah ketiadaan indikator kinerja yang jelas. Bagaimana publik bisa menilai keberhasilan reformasi jika tidak ada ukuran terukur, seperti kecepatan penanganan laporan, jumlah kasus etik yang ditindak, atau tingkat kepuasan masyarakat?

Di sisi lain, resistensi internal juga menjadi hambatan nyata. Perubahan yang mengganggu kenyamanan status quo kerap ditolak secara halus maupun terang-terangan.

Sementara itu, dinamika politik sering menekan Polri untuk bertindak dalam kerangka kepentingan tertentu, sehingga agenda reformasi rentan dipolitisasi.

Jalan reformasi 

Meski penuh tantangan, reformasi Polri tetap merupakan keniscayaan. Ada beberapa langkah penting yang bisa menjadi panduan.

Jangka Pendek (0–6 bulan): Menegaskan mandat tim reformasi agar tidak tumpang tindih dengan komite di tingkat Presiden. Publikasi agenda kerja dan konsultasi dengan masyarakat sipil juga mutlak dilakukan.

Jangka Menengah (6–12 bulan): Melakukan audit independen dengan melibatkan Kompolnas, akademisi, serta lembaga pengawas eksternal. Indikator kinerja harus ditetapkan dan dilaporkan secara berkala.

Jangka Panjang (1–3 tahun): Melakukan transformasi kultural yang berkelanjutan melalui pendidikan etika, HAM, dan pelayanan publik di semua level. Jika diperlukan, perubahan struktural, termasuk pemisahan fungsi tertentu, harus berani diambil. Selain itu, penguatan sistem whistleblowing, transparansi informasi publik, serta digitalisasi menyeluruh akan menjadi kunci untuk membangun kembali kepercayaan rakyat.

Reformasi Polri adalah proses panjang yang membutuhkan komitmen kuat, keterlibatan publik, dan keberanian menghadapi resistensi internal. Pembentukan Tim Reformasi Polri bisa menjadi momentum penting untuk memperbaiki citra dan meningkatkan profesionalisme.

Namun, tanpa transparansi, pengawasan independen, serta tolok ukur yang jelas, agenda ini berisiko hanya berhenti sebagai slogan. Masyarakat menaruh harapan besar agar Polri mampu menjadi institusi modern yang profesional, humanis, dan akuntabel. Reformasi ini bukan sekadar kebutuhan internal kepolisian, melainkan kebutuhan bangsa untuk memastikan tegaknya negara hukum yang berkeadilan.

ADM (Sumber : Republika.co.id

Related Posts

PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Mei 29, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

Mei 22, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Mei 20, 2026
Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran
Essai & Opini

Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran

Mei 20, 2026
Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga
Essai & Opini

Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Mei 13, 2026
Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan
Essai & Opini

Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan

Mei 12, 2026
Next Post
Program Dokter Muter Investasi Jangka Panjang

Program Dokter Muter Investasi Jangka Panjang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Study Tour Lokal Jadi Jalan Baru Membangun Desa

Study Tour Lokal Jadi Jalan Baru Membangun Desa

Agustus 19, 2025
Kerja Sama dengan Indonesia Jadi Harapan bagi Palestina

Kerja Sama dengan Indonesia Jadi Harapan bagi Palestina

Juli 9, 2025
Karnaval Dusun Wonorejo Meriahkan HUT ke-80 RI, Hafis: Dorong UMKM dan Persatuan Warga

Karnaval Dusun Wonorejo Meriahkan HUT ke-80 RI, Hafis: Dorong UMKM dan Persatuan Warga

Oktober 18, 2025
Warung Patih Nambi Kutorenon, Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima

Warung Patih Nambi Kutorenon, Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima

Juni 2, 2025
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In