• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Jumat, Mei 22, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

pedoman_id by pedoman_id
Mei 22, 2026
in Essai & Opini, Nasional
0
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : SYAMSUDIN NABILAH*

PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto bahwa “rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yang kaya raya, tapi mereka bermimpi untuk bisa hidup dengan layak” menuai beragam tanggapan, terutama karena secara naluriah keinginan memiliki kehidupan yang lebih baik, termasuk berkecukupan bahkan kaya, adalah hal yang wajar dan ada pada setiap manusia.

READ ALSO

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran

Lalu, apa makna sebenarnya di balik ucapan tersebut, dan mengapa hal itu disampaikan di tengah pembahasan rancangan anggaran negara?

Penulis melihat pernyataan ini bukan bermaksud menyangkal keinginan warga untuk maju atau sejahtera, melainkan merupakan penekanan prioritas dan gambaran harapan dasar masyarakat Indonesia.

Prabowo mendefinisikan “hidup layak” sebagai kebutuhan terpenuhi: makan cukup, akses kesehatan, pendidikan anak, tempat tinggal, dan pekerjaan dengan pendapatan yang memadai. Artinya, yang ingin disampaikan adalah mayoritas rakyat tidak mengejar kemewahan berlebihan, kekayaan luar biasa, atau gaya hidup mewah, melainkan hanya menginginkan kepastian agar kebutuhan dasar keluarga terjamin.

Ini adalah pandangan yang menempatkan kesejahteraan dasar sebagai hal paling mendesak dibanding ambisi menumpuk kekayaan pribadi.

Namun, ada sisi yang perlu dikritisi. Ingin menjadi kaya atau memiliki penghasilan besar adalah naluri manusia yang wajar, bentuk usaha meningkatkan kualitas hidup, berkreasi, dan berkontribusi lebih besar bagi sekitar. Keinginan itu justru menjadi pendorong kemajuan ekonomi, inovasi, dan produktivitas.

Jika disederhanakan seolah rakyat tidak menginginkan lebih dari sekadar cukup, ada risiko memandang rendah potensi dan cita-cita masyarakat untuk berkembang lebih jauh. Juga, pernyataan ini berpotensi ditafsirkan sebagai alasan pemerintah hanya berkewajiban memenuhi standar minimum, padahal negara seharusnya membuka peluang seluas-luasnya agar setiap warga bisa berusaha, berprestasi, dan mencapai kesejahteraan setinggi mungkin sesuai kemampuannya.

Pidato Prabowo itu disampaikan saat membahas arah kebijakan ekonomi dan anggaran negara 2027, dan berkaitan erat dengan penekanan penerapan Pasal 33 UUD 1945 tentang perekonomian yang disusun sebagai usaha bersama dan berasas kekeluargaan.

Kekayaan dan sumber daya negara cukup untuk menjamin semua rakyat hidup layak, dan tugas utama pemerintah adalah memastikan pemerataan kesejahteraan itu, bukan sekadar mengejar pertumbuhan yang hanya dinikmati segelintir orang.

Presiden Prabowo sepertinya ingin menegaskan bahwa tujuan negara adalah kesejahteraan bersama, bukan menciptakan sekelompok orang sangat kaya sementara yang lain tertinggal.

Intinya, pernyataan itu bukan berarti rakyat Indonesia tidak punya cita-cita atau tidak mau kaya, melainkan penegasan bahwa harapan paling mendasar dan utama adalah hidup aman, cukup, dan sejahtera.

Keinginan menjadi kaya tetaplah wajar dan sah, bahkan harus didukung oleh kebijakan yang adil. Negara wajib memenuhi standar layak, sekaligus membuka jalan agar siapa saja yang berusaha lebih keras bisa mencapai keberhasilan yang lebih besar.

Kesejahteraan dasar dan cita-cita maju bukan hal yang bertentangan, keduanya harus berjalan beriringan demi kemajuan bangsa.

Penulis : *) Mantan Ketua Umum HMI Cabang Jember Komisariat Sastra Unej. Alumni Ponpes Annuqayah Guluk-guluk Sumenep. Jurnalis – Penulis

Tags: KayaOrang miskinPrabowo

Related Posts

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Mei 20, 2026
Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran
Essai & Opini

Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran

Mei 20, 2026
Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga
Essai & Opini

Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Mei 13, 2026
Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan
Essai & Opini

Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan

Mei 12, 2026
Sutradara Film Pesta Babi Sayangkan Nobar Dibubarkan
Nasional

Sutradara Film Pesta Babi Sayangkan Nobar Dibubarkan

Mei 12, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Catatan kritis Atas Kebijakan dan langkah Bupati Lumajang, Tanggapan Atas Opini Dr. Aries Harianto

Mei 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Ide Ahmad Dhani soal Naturalisasi : Cari Pemain Tua Jodohkan dengan Perempuan Indonesia

Ide Ahmad Dhani soal Naturalisasi : Cari Pemain Tua Jodohkan dengan Perempuan Indonesia

Maret 5, 2025
DPRD Lumajang Setujui LPJ Pelaksanaan APBD TA 2023

DPRD Lumajang Setujui LPJ Pelaksanaan APBD TA 2023

Juli 3, 2024
Gantikan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan, Purbaya : Siap lah

Gantikan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan, Purbaya : Siap lah

September 8, 2025
DPC PERARI Lumajang Sambut Mahasiswi STIH Jenderal Sudirman dalam Magang Perdana Penuh Semangat

DPC PERARI Lumajang Sambut Mahasiswi STIH Jenderal Sudirman dalam Magang Perdana Penuh Semangat

Oktober 30, 2025
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In