• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sabtu, Mei 30, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

Kepahlawanan: Antara Jasa Nyata dan Tuntutan Moral

pedoman_id by pedoman_id
November 10, 2025
in Essai & Opini
0
Mirwanuddin

Mirwanuddin

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?


‎‎​Oleh: Mirwanuddin**
‎
‎​Kata “pahlawan” berasal dari Persia (pahlavān) yang berarti “orang kuat” atau “pembela.” Di Indonesia, makna ini berevolusi menjadi sosok yang rela berkorban demi kebaikan umum.
‎
‎Oleh karena itu, gelar Pahlawan Nasional berfungsi sebagai penanda moral dan teladan etis bangsa bagi generasi kini maupun mendatang.
‎
‎​Fungsi gelar ini berorientasi pada masyarakat yang hidup, yaitu untuk
‎​perlindungan reputasi, menjaga nama baik tokoh dan keluarganya di mata publik.
‎
‎​Pewarisan teladan, menetapkan standar integritas dan nilai-nilai etis untuk generasi penerus.
‎
‎​Seleksi memori, menentukan versi sejarah mana yang diabadikan sebagai ingatan kolektif.
‎
‎​Dalam memahami kepahlawanan sejati, dimensi moral menjadi prasyarat mutlak. Keberanian dan kekuatan fisik tidak cukup. Ia harus disertai integritas dan keluhuran budi. Inilah yang membedakan kepahlawanan sejati dari keberhasilan politik semata.
‎
‎​Tradisi Nusantara (Wira dan Ksatria)
‎
‎​Dalam tradisi budaya Nusantara, seperti konsep wira dan ksatria Jawa, kepahlawanan mensyaratkan moral. Wira (keberanian yang patuh pada kebenaran) dan ksatria (penjaga ketertiban yang berjiwa teduh) menunjukkan bahwa kekuatan harus berpasangan dengan etika.
‎
‎​Perspektif Islam (Kenabian)
‎
‎​Nilai kepahlawanan tertinggi dalam Islam dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Kepahlawanan beliau tidak semata-mata diukur dari kemenangan militer, tetapi dari kesuksesan pembangunan peradaban (madaniyyah) yang universal dan berlandaskan moralitas.
‎
‎Nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah mencakup Siddiq (kejujuran dan integritas), Amanah (tanggung jawab dan kepercayaan), Tabligh (transparansi dan penyampaian kebenaran), dan Fathanah (kecerdasan dan strategi).
‎
‎Profil Rasulullah menegaskan bahwa pahlawan adalah sosok yang memadukan kekuatan praktis dengan pondasi spiritual dan etis yang tak tertandingi, melayani sebagai rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam).
‎
‎​Kontroversi Soeharto:   Perbedaan Paradigma
‎
‎​Perdebatan mengenai pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden R.I. kedua, Soeharto, mencerminkan ketegangan antara dua pandangan: utilitarian (fokus pada hasil) dan etis (fokus pada moral).
‎
‎​Sudut Pandang Pendukung (Utilitarian): Menekankan peran Soeharto sebagai pemimpin kuat (pahlavān) yang berhasil menciptakan stabilitas politik, pembangunan infrastruktur, dan capaian ekonomi jangka panjang selama masa Orde Baru.
‎
‎​Sudut Pandang Penolak (Etis): Menyoroti pelanggaran standar moral ksatria, termasuk dugaan pelanggaran HAM (terutama terkait 1965/1966), sistem pemerintahan otoriter, dan meluasnya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
‎
‎​Perdebatan gelar Pahlawan Nasional adalah penentuan bagi bangsa: Apakah pahlawan diukur dari jasanya secara teknis, ataukah integritas dan standar moral yang luhur—sebagaimana dicontohkan oleh ksatria dan Rasulullah—harus menjadi prasyarat mutlak.
‎
‎Kehati-hatian dalam menyematkan gelar ini sangat penting, karena pahlawan yang terpilih akan dimasukkan ke dalam cerita kolektif sebagai sosok yang patut diteladani.
‎
‎​Selamat memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025 dengan perenungan.
‎
‎​Wallahu a’lam bis shawaab.
‎
‎**​Penulis adalah alumni IMM FISIP Unmuh Malang. Kini aktif sebagai pembelajar pada lingkar diskusi terbatas (Limited Group) kajian al-qur’an berbasis Ilmu ‘Alat.

Tags: Hari PahlawanIndonesiaPahlawanPahlawan Nasional

Related Posts

PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Mei 29, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

Mei 22, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Mei 20, 2026
Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran
Essai & Opini

Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran

Mei 20, 2026
Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga
Essai & Opini

Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Mei 13, 2026
Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan
Essai & Opini

Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan

Mei 12, 2026
Next Post
Perkuat Sinergitas, Kapolres Lumajang Silaturahmi dengan Kepala Desa Sukosari

Perkuat Sinergitas, Kapolres Lumajang Silaturahmi dengan Kepala Desa Sukosari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Daftar Destinasi Wisata Religi ke Masjid Bersejarah di Indonesia Saat Ramadhan

Daftar Destinasi Wisata Religi ke Masjid Bersejarah di Indonesia Saat Ramadhan

Maret 13, 2025
Pj. Bupati Lumajang: ASN Perkuat Pembangunan, Lanjutkan Orkestrasi dengan Pemimpin Baru

Pj. Bupati Lumajang: ASN Perkuat Pembangunan, Lanjutkan Orkestrasi dengan Pemimpin Baru

Februari 18, 2025
Borong 15 Trophy, Klub Panahan Lumajang ‘Menyala’ di Festival Panahan Bojonegoro

Borong 15 Trophy, Klub Panahan Lumajang ‘Menyala’ di Festival Panahan Bojonegoro

Februari 25, 2025
Kadin Lumajang Ingatkan Efisiensi

Kadin Lumajang Ingatkan Efisiensi

Maret 15, 2026
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In