• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Jumat, Mei 29, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

pedoman_id by pedoman_id
Mei 29, 2026
in Essai & Opini
0
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : SYAMSUDIN NABILAH*

Pisang Mas Kirana sebenarnya sudah dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Lumajang. Seperti yang dimuat situs resmi pemerintah daerah dan beberapa media online, tercatat buah ini sedang didorong pengembangannya hingga ke taraf internasional, bahkan mendapatkan dukungan dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melalui teknologi Indikasi Geografis, Lingkungan, dan Keberlanjutan (GIES).

READ ALSO

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Dengan luas tanam mencapai 409 hektare dan produksi sekitar 368 ton pada 2025, harapan pemerintah sangat besar: Pisang Mas Kirana bukan sekadar buah, melainkan penggerak ekonomi, identitas daerah, dan peluang masa depan.

Namun di balik ambisi menjadikan produk ini go nasional hingga go internasional, ada paradoks yang sangat terasa. Di satu sisi, pisang ini sudah banyak dikirim dan dijual ke luar daerah. Di sisi lain, masyarakat Lumajang sendiri justru jarang mengonsumsinya. Bahkan dalam acara-acara resmi pemerintah, saat menyajikan konsumsi bagi tamu undangan maupun peserta rapat, buah khas daerah ini jarang bahkan nyaris tak terlihat. Yang ada hanyalah kue-kue umum atau camilan biasa, bukan buah kebanggaan kita sendiri.

AMBISI BESAR DIIMBANGI FONDASI KUAT

Pertanyaan ringan kemudian muncul, bagaimana mungkin kita berani menawarkan Pisang Mas Kirana ke pasar luas, jika di halaman rumah sendiri produk ini belum menjadi bagian dari kebiasaan dan kebanggaan?

Ambisi besar memerlukan fondasi yang kuat, dan fondasi itu harus dimulai dari kita semua — masyarakat dan Pemerintah Lumajang. Jika pemerintah serius ingin menjadikan Pisang Mas Kirana merek yang dikenal luas, maka gerakan besar harus segera digulirkan, melibatkan semua elemen: petani, pasar tradisional, pasar modern, koperasi, bumdes, perangkat daerah, UMKM, hingga warga biasa.

Langkah nyata harus dimulai dari lingkungan pemerintahan. Sebagaimana semangat yang disampaikan Bupati Indah Amperawati soal penguatan identitas daerah, maka wujud nyatanya adalah mewajibkan kehadiran Pisang Mas Kirana dalam setiap agenda resmi. Baik itu rapat dinas, pertemuan dengan tamu, maupun kegiatan di rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati — buah ini harus ada di meja konsumsi.

Setiap kali pimpinan daerah berkunjung ke kecamatan atau desa, pesan tentang manfaat, keunggulan, dan kebanggaan mengonsumsi Pisang Mas Kirana harus selalu disampaikan. Ini bukan sekadar promosi, tapi bentuk nyata dukungan pimpinan terhadap produk rakyatnya sendiri.

Selain itu, pemerintah perlu meninjau kembali peran pasar-pasar modern yang telah beroperasi di Lumajang dan telah memperoleh izin resmi. Izin usaha yang mereka miliki tak lepas dari dukungan dan aturan pemerintah daerah. Sudah sepatutnya ada kerja sama, bahkan dorongan yang kuat, agar pasar-pasar tersebut wajib menyediakan dan menjual produk unggulan daerah, termasuk Pisang Mas Kirana. Jangan sampai tempat usaha yang tumbuh di tanah Lumajang justru tidak memberi ruang bagi hasil bumi tanah ini.

Gerakan juga perlu turun ke tingkat warga. Program seperti Pawon Urip yang pernah digaungkan atau kelompok RT/RW bisa menjadi ujung tombak. Dapat didorong kewajiban minimal menanam satu pohon Pisang Mas Kirana di setiap pekarangan rumah, terutama bagi yang memiliki lahan terbatas.

Pemerintah dapat membantu penyediaan bibit berkualitas agar masyarakat mudah memulainya. Dengan demikian, ketersediaan buah ini akan semakin melimpah, dan kebiasaan mengonsumsinya akan tumbuh dari lingkungan terkecil.

Hal yang tak kalah penting adalah kesiapan pasar pascapanen. Seperti halnya pengembangan yang dilakukan di kecamatan Senduro, Pasrujambe, dan Gucialit, penambahan lahan tanam baru boleh dilakukan jika tujuan pemasaran sudah jelas. Tak ada gunanya menambah produksi jika hasilnya hanya menumpuk karena tidak terserap pasar.

Di sinilah peran dinas terkait dan UMKM diperlukan, mulai dari penanganan pascapanen hingga pengolahan menjadi produk turunan agar nilai jual makin tinggi.

DUKUNGAN FAO = PELUANG EMAS

Teknologi GIES dan dukungan FAO adalah peluang emas dan entry poin komiditas ini untuk dikembangkan terus menerus. Ini adalah bukti Pisang Mas Kirana memiliki potensi di mata dunia. Namun, teknologi dan dukungan luar tak akan berarti banyak jika kita sendiri belum menjadikannya bagian dari hidup kita sehari-hari.

Membangkitkan rasa bangga, menjadikan Pisang Mas Kirana menu wajib di acara resmi, mendorong pasar lokal, hingga mengajak warga menanam — semua ini adalah langkah awal yang harus dilakukan.

Ingin menjadikan Pisang Mas Kirana produk kebanggaan nasional dan internasional? Mulailah dari meja makan kita sendiri. Karena produk yang dicintai dan dikonsumsi oleh masyarakatnya sendiri, itulah produk yang akan mampu bersinar dan diterima oleh dunia luar.

Penulis : *) Mantan Ketum HMI Cabang Jember Komisariat Sastra Unej. Jurnalis – Penulis.

Tags: Bunda indahFAOPisang mas Kirana

Related Posts

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

Mei 22, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Mei 20, 2026
Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran
Essai & Opini

Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran

Mei 20, 2026
Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga
Essai & Opini

Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Mei 13, 2026
Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan
Essai & Opini

Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan

Mei 12, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Catatan kritis Atas Kebijakan dan langkah Bupati Lumajang, Tanggapan Atas Opini Dr. Aries Harianto

Mei 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Dok…! Perolehan Kursi Dewan Lumajang Ditetapkan PAN dan Hanura Nyungsep

Dok…! Perolehan Kursi Dewan Lumajang Ditetapkan PAN dan Hanura Nyungsep

Mei 4, 2024
REAKTUALISASI SYUKUR KEMERDEKAAN: Merajut Jembatan Makna Surah Ibrahim Ayat 7

Menutupi Aib dan Mengubah Kemungkaran: Dua Sikap yang Saling Melengkapi

Agustus 25, 2025
Pesan Persatuan dari Pakaian Adat

Pesan Persatuan dari Pakaian Adat

Agustus 17, 2025
Patroli Hunting, Gabungan Tim Sus dengan Sat Lantas Antisipasi Kriminalitas Malam Hari

Patroli Hunting, Gabungan Tim Sus dengan Sat Lantas Antisipasi Kriminalitas Malam Hari

Maret 14, 2024
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In