• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Minggu, Juni 14, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

Ambisi Nutrisi, Mandat Konstitusi, dan Jihad Intelektual ‎

pedoman_id by pedoman_id
Maret 14, 2026
in Essai & Opini
0
Ambisi Nutrisi, Mandat Konstitusi, dan Jihad Intelektual  ‎
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Syamsudin Nabiah*

SEJARAH kekuasaan seringkali ditulis dalam piring-piring makan. Di sana, janji akan kesejahteraan fisik diletakkan sebagai fondasi legitimasi. ‎

READ ALSO

Kebijakan Bupati Lumajang “Kandangkan Mobdin Jangan Kandangkan Kinerja”

CFD Baru dan Hotel Bintang 4 Lumajang Antara Mimpi Pembangunan dan Kebutuhan Dasar

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung rezim Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah salah satu manifestasi terbesar dari ambisi ini.

Namun, di balik keriuhan pembagian susu dan nasi, muncul sebuah alarm kritis dari menara gading. Tiyo Ardianto, Ketua BEM KM UGM, melontarkan kritik tajam yang menyentuh jantung kebijakan: potensi pergeseran anggaran pendidikan dan risiko korupsi sistematis.‎

Yang memprihatinkan bukanlah perdebatan datanya, melainkan bagaimana kritik tersebut direspons.‎Teror digital, ancaman penculikan, hingga intimidasi terhadap keluarga aktivis menjadi wajah baru represi di era siber.

Fenomena ini menuntut kita untuk membedah kebijakan MBG melalui tiga lensa besar: kebijakan publik, hukum positif, dan prinsip moral keagamaan.‎

1. Dialektika Kebijakan: Perut vs Otak?

Secara teknokratis, kritik mahasiswa berpijak pada kekhawatiran atas “kanibalisme anggaran”. Konstitusi kita, melalui Pasal 31 ayat (4) UUD 1945, telah mematok janji suci: anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN.

Mandat ini bukan sekadar angka, melainkan proteksi agar kecerdasan bangsa tidak dikalahkan oleh syahwat politik jangka pendek.‎

Jika pendanaan MBG yang masif—diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah—diambil dari celah-celah anggaran pendidikan, maka negara sedang melakukan pertaruhan berbahaya.‎

Memenuhi gizi fisik dengan mengorbankan “gizi intelektual” adalah sebuah paradoks pembangunan. Dalam jangka panjang, kita mungkin akan memiliki generasi yang kenyang secara fisik, namun rapuh secara nalar karena kualitas pendidikan yang terdegradasi akibat defisit anggaran.‎

2. Maqashid Syariah: Menjaga Akal di Atas Segalanya. ‎

Dalam tradisi intelektual Islam, kebijakan publik harus selaras dengan Maqashid Syariah (tujuan-tujuan syariat). Ulama menyepakati lima perlindungan dasar: agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.

Di sinilah relevansi kritik Tiyo menemukan jangkar teologisnya.‎ Membela anggaran pendidikan adalah bentuk nyata dari Hifdzul Aql (Menjaga Akal).

Islam memandang kebodohan sebagai ancaman yang lebih besar daripada kemiskinan. Ketika anggaran yang seharusnya digunakan untuk mencerdaskan umat justru dialihkan tanpa transparansi yang jujur, maka terjadi pelanggaran amanah.

Al-Qur’an Surah An-Nisa’ ayat 58 mengingatkan: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.”

Rakyat adalah pemilik sah amanah anggaran pendidikan tersebut.‎Selain itu, prinsip Hifdzul Maal (Menjaga Harta Publik) menuntut agar APBN dikelola secara akuntabel.

Kritik mahasiswa mengenai potensi korupsi dalam rantai pasok MBG adalah upaya mencegah terjadinya mufsadat (kerusakan) yang lebih besar.

Mengelola harta rakyat secara “ugal-ugalan” tanpa mekanisme kontrol yang ketat adalah bentuk pengabaian terhadap amanah ketuhanan.‎

3. Represi Informal: Teror di Balik Layar‎Aspek yang paling gelap dari peristiwa ini adalah munculnya intimidasi digital. Serangan siber dan doxing terhadap keluarga Tiyo Ardianto merupakan bentuk Informal Repression.

Berbeda dengan represi fisik masa lalu, represi hari ini menggunakan aktor-aktor anonim untuk menciptakan Chilling Effect—sebuah suasana ketakutan yang memaksa warga negara untuk melakukan sensor mandiri atas pikirannya.‎

Secara yuridis, tindakan menakut-nakuti ini melanggar Pasal 29 UU ITE No. 1 Tahun 2024 mengenai ancaman kekerasan siber dan UU Perlindungan Data Pribadi No. 27 Tahun 2022. Lebih dari itu, secara syariat, tindakan ini dikutuk keras.

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak halal bagi seorang Muslim menakut-nakuti Muslim yang lain” (HR. Abu Dawud). Jika negara membiarkan teror ini tanpa pengusutan tuntas, maka negara telah melakukan legal omission (pembiaran hukum), yang dalam jangka panjang akan meruntuhkan supremasi hukum itu sendiri.

‎4. Kesimpulan: Jihad Lisan untuk Keadilan‎

Keberanian mahasiswa untuk terus bersuara di tengah ancaman adalah manifestasi dari jihad intelektual. ‎Nabi Muhammad SAW menegaskan: “Jihad yang paling utama ialah menyampaikan kalimat yang adil di hadapan penguasa yang zalim” (HR. Tirmidzi).

Kalimat “adil” di sini berarti kritik yang berpijak pada kebenaran data dan kepentingan orang banyak.‎ Kritik terhadap program MBG seharusnya dijawab dengan meja musyawarah yang transparan, sebagaimana amanat Surah Asy-Syura ayat 38.

Dialog yang sehat adalah vitamin bagi demokrasi, sedangkan intimidasi adalah racun bagi peradaban. Kita tentu menginginkan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak. Namun, kita tidak ingin asupan itu dibayar dengan harga matinya nalar kritis dan bungkamnya suara-suara jujur.‎

Negara yang bermartabat bukanlah negara yang rakyatnya kenyang karena takut, melainkan negara yang rakyatnya kenyang karena hak-haknya dipenuhi dan suaranya dihargai.

Piring presiden harus bersih dari noda intimidasi, agar gizi yang diberikan benar-benar menjadi berkah bagi masa depan bangsa, bukan sekadar pelipur lara di tengah kemunduran demokrasi. Perut yang kenyang tidak boleh dibayar dengan mulut yang terkunci.

*Penulis : Alumni Ponpes Annuqayah, Guluk-guluk Sumenep. Pimred Pedomanindonesia.co.id..Pendiri KOPi (Komunitas Pencinta Literasi).

Tags: Ketua BEM UGMMBGsppgTiyo

Related Posts

Kebijakan Bupati Lumajang “Kandangkan Mobdin Jangan Kandangkan Kinerja”
Essai & Opini

Kebijakan Bupati Lumajang “Kandangkan Mobdin Jangan Kandangkan Kinerja”

Juni 13, 2026
CFD Baru dan Hotel Bintang 4 Lumajang Antara Mimpi Pembangunan dan Kebutuhan Dasar
Essai & Opini

CFD Baru dan Hotel Bintang 4 Lumajang Antara Mimpi Pembangunan dan Kebutuhan Dasar

Juni 11, 2026
Tumpak Sewu Lumajang Antara Keindahan Dan Dampak Ekonomi Masyarakat Sekitar
Essai & Opini

Tumpak Sewu Lumajang Antara Keindahan Dan Dampak Ekonomi Masyarakat Sekitar

Juni 9, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Langkah Positif PKS Pembinaan UMKM Harus Berkelanjutan dan Menyentuh Akses Permodalan

Juni 7, 2026
Pancasila Antara Konsep “Asli” dan Nilai Universal – Tanggapan Atas Tulisan Dr. Aries Harianto
Essai & Opini

Pancasila Antara Konsep “Asli” dan Nilai Universal – Tanggapan Atas Tulisan Dr. Aries Harianto

Juni 1, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Mei 29, 2026
Next Post
Kadin Lumajang Ingatkan Efisiensi

Kadin Lumajang Ingatkan Efisiensi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Akan Ada CFD Baru dan Hotel Bintang 4 di Lumajang

Akan Ada CFD Baru dan Hotel Bintang 4 di Lumajang

Juni 10, 2026
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025

EDITOR'S PICK

Sebanyak 163 Pendidik Dibekali Koding dan Kecerdasan Artifisial

Sebanyak 163 Pendidik Dibekali Koding dan Kecerdasan Artifisial

Juli 9, 2025
Dianggap Melanggar aturan Lingkungan Menteri LH Segel Empat Hotel Berbintang di Puncak

Dianggap Melanggar aturan Lingkungan Menteri LH Segel Empat Hotel Berbintang di Puncak

Agustus 10, 2025
Wisata Tumpak Sewu Diarahkan pada Keberlanjutan Bukan Sekadar Mengejar Kunjungan

Wisata Tumpak Sewu Diarahkan pada Keberlanjutan Bukan Sekadar Mengejar Kunjungan

Januari 14, 2026
Rasulullah Memuji Pekerja : Mencari Nafkah adalah Jihad di Jalan Allah

Rasulullah Memuji Pekerja : Mencari Nafkah adalah Jihad di Jalan Allah

September 17, 2025
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In