• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sabtu, Juni 6, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

‎Letusan Semeru:  ​Simbol Kepatuhan dan Makna Metafora

pedoman_id by pedoman_id
November 22, 2025
in Essai & Opini
0
Masyarakat Diminta Tidak Panik Semeru Level Waspada

LEVEL AWAS : aktivitas Semeru kini meningkat menjadi Level IV (Awas) per pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga).

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

‎Oleh: Mirwanuddin**
‎
‎​Di Lumajang, Jawa Timur, Gunung Semeru memuntahkan lavanya. Itu bukan pemandangan yang kacau atau kebosanan, melainkan demonstrasi paling jujur dari hukum Illahi.
‎
‎Gunung itu, benda mati yang tak berakal, namun tunduk total pada seruan Sang Pencipta (sunnatullāh): tekanan magma, hukum fisika, siklus geologi.
‎
‎Ia, tanpa pilihan, menggenapi seruan Sang Pencipta:”kalian mau patuh secara suka_rela ataukah dengan terpaksa?”. Kemudian langit dan bumi menjawab: “Ātaynā ṭā’i‘īn”—Kami datang dalam keadaan patuh setulus hati.
‎
‎​Kepatuhan alam semesta (kosmik) yang dahsyat inilah yang memaksa akal manusia untuk bertanya. Jika alam saja tunduk dengan presisi yang menakutkan, bagaimana seharusnya manusia—makhluk yang diberi nalar—merespons perintah Allah?
‎
‎”Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan, ‘Kami mendengar, dan kami patuh’. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (Qs, an_Nur: 51)
‎
‎Makna Metafora JIBAAL (Gunung ?)
‎
‎​Jawaban itu tersembunyi, barangkali, dalam Surah Saba’ (ayat 10).
‎​Ketika Allah menyeru, “Yaa Jibālu, awwibī ma’ahu wa al-Ṭayr,” kita tergoda melihat gunung dan burung secara harfiah, sebuah mukjizat statis.
‎
‎Namun, akal yang didorong oleh tadabbur (perenungan) akan mencari isyarat yang lebih dinamis.
‎​Di hadapan kekuatan Semeru, kita sadar bahwa gunung (Jibāl) dalam teks itu adalah kiasan yang paling tepat bagi Teknokrat.
‎
‎Ia adalah:  ‘Alīmuhum wa Sayyiduhum—para ahli yang memiliki keteguhan, ketinggian ilmu, dan tanggung jawab untuk merespons kekuasaan alam.
‎​Kisah Dawud, dengan demikian, berubah makna dari “mukjizat pasif” menjadi mandat konstruksi.
‎
‎Fasa ayat:  ​Alannā lahu al-ḥadīd bukan lagi sebagai mu’jizat atau sihir. Ia mengajarkan “ilmu metalurgi (ilmu peleburan logam)”—fondasi untuk menopang keselamatan dan teknologi.
‎
‎Begitu dengan istilah ​Al-Ṭayr , bukan saja berarti burung. Tapi, maknanya bisa teknologi penerbangan—drone, satelit, atau pesawat terbang yang digunakan para ahli untuk memantau ancaman dan memetakan kerentanan maupun pertahanan dan keamanan.
‎
‎​Artinya, di balik letusan Gunung Semeru menuntut kepatuhan intelektual manusia.
‎​Kepatuhan ini diuraikan dalam perintah krusial berikutnya: “Wa qaddir fī al-Sard”—ukur, hitung, dan anyamlah (rakitlah) dengan cermat.
‎
‎Kelalaian dan ketidak_presisian adalah bentuk ketidakpatuhan kepada perintah ini. Membuat early warning system (EWS) yang ceroboh, merancang shelter yang salah hitung—semua adalah amal ghairu ṣāliḥ (perbuatan tidak tepat).
‎
‎​Di titik ini, “Wa’malū Ṣāliḥan” (Dan berbuatlah presisi dalam kebaikan) tidak bisa dipisahkan dari etika rekayasa. Perbuatan tepat atau kebaikan (ṣhalāḥ) seorang ahli di hadapan ancaman lahar adalah kualitas pekerjaannya. Ia adalah iḥsān, kesempurnaan dalam mitigasi bencana.
‎
‎​Maka, ketika kita melihat kepatuhan Semeru yang dahsyat, respons kita bukan hanya sekadar Subḥānallāh yang terucap. Respons yang sesungguhnya adalah tindakan presisi (tepat)—mewujudkan amal ṣāliḥ—sebagai wujud tertinggi dari rasa syukur dan pengakuan kita atas tertibnya alam semesta. Bagi para teknokrat, itu adalah ibadah.
‎
‎Wallahu a’lamu bis_shawaab.
‎
‎**Penulis adalah pembelajar pada forum diskusi terbatas (limited group) kajian al_qur’an berbasis Ilmu ‘Alat.
‎Ia merupakan alumni IMM FISIP Unmuh Malang.

READ ALSO

Pancasila Antara Konsep “Asli” dan Nilai Universal – Tanggapan Atas Tulisan Dr. Aries Harianto

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Tags: Gunung SemerukepatuhanletusanMitigasi Bencanamu'jizat

Related Posts

Pancasila Antara Konsep “Asli” dan Nilai Universal – Tanggapan Atas Tulisan Dr. Aries Harianto
Essai & Opini

Pancasila Antara Konsep “Asli” dan Nilai Universal – Tanggapan Atas Tulisan Dr. Aries Harianto

Juni 1, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Pisang Mas Kirana Lumajang Unggulan Daerah yang Belum Menjadi Kebanggaan Sendiri

Mei 29, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

Mei 22, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang

Mei 20, 2026
Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran
Essai & Opini

Transparansi Anggaran Publikasi Diskominfo Lumajang di Tengah Efesiensi Anggaran

Mei 20, 2026
Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga
Essai & Opini

Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Mei 13, 2026
Next Post
Status Darurat Erupsi Semeru Lumajang Diperpanjang Hingga 2 Desember

Status Darurat Erupsi Semeru Lumajang Diperpanjang Hingga 2 Desember

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Pj. Bupati Lumajang Bertemu Jajaran PCNU, Harapkan Sinergisitas Lebih Harmonis

Kabupaten Lumajang Terima Penghargaan Pengembangan Sumber Daya Genetik Hewan Kambing Senduro

Oktober 13, 2023
Personil Pos PAM Klakah Rutin Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas

Personil Pos PAM Klakah Rutin Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas

April 16, 2024
Polsek Pasirian Himbau Warga Waspadai Pelaku Curanmor dan Begal

Polsek Pasirian Himbau Warga Waspadai Pelaku Curanmor dan Begal

Maret 5, 2024
Antisipasi Gangguan Keamanan, Polsek Candipuro Laksanakan Patroli Siang Hari

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polsek Candipuro Laksanakan Patroli Siang Hari

Maret 8, 2024
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In