
GRESIK – Ribuan santri Pondok Pesantren (PP) Mambaus Sholihin, hari ini akan meramaikan Malam Selikur. Momen itu menjadi sarana santri, wali santri, alumni dan masyarakat umum berburu keberkahan majelis haul habaib dan masyayikh.
Seperti namanya, Haul Malam Selikur berlangsung setiap memasuki hari ke-21 di bulan suci Ramadan. Gelaran ini menjadi momen istimewa karena mempertemukan habaib, ulama, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, santri, wali santri, alumni dan masyarakat umum.
Malem Selikur PP Mambaus Sholihin ialah majelis haul almarhum almaghfurlah Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani, serta haul KH Abdullah Faqih bin Thoyib. Kedua sosok mulia ini bertalian dengan perjalanan sejarah bagi keluarga, santri dan alumni Ponpes Mambaus Sholihin.
Ketua Himpunan Alumni Mambaus Sholihin Pusat, Maftuh mengatakan, Haul malam 21 Ramadan atau lebih dikenal dengan nama Haul Malem Selikur ini, bermula sebagai kegiatan penanda liburan santri PP Mambaus Sholihin selama bulan Ramadan.
“Saat itu romo kiai Masbuhin Faqih mengundang semaan Alquran Mantab yang kemudian berubah nama menjadi al Ittihad, untuk memperingati haul ayahanda beliau yakni KH Abdullah Faqih bin Thoyib,” terang Maftuh.
Pihaknya bakal mengundang habaib dan masyayikh dari Langitan dan Sawahpulo.
Hal ini, tidak lepas dari para guru dan habaib yang turut serta berperan membangun pendirian dan berkembangnya PP Mambaus Sholihin. ADM
Sumber : Radar Gresik



















