• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Selasa, Mei 12, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Essai & Opini

Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan

pedoman_id by pedoman_id
Mei 12, 2026
in Essai & Opini
0
Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : SYAMSUDIN NABILAH

Surat terbuka yang disampaikan atas nama kelompok masyarakat Jawa Timur kepada Presiden Prabowo Subianto, yang beredar di medsos, menggelitik penulis untuk merespon. Dalam suratnya, mereka menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas maraknya tindak pidana pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Lumajang, Probolinggo, dan Jember (tapal kuda).

READ ALSO

Catatan kritis Atas Kebijakan dan langkah Bupati Lumajang, Tanggapan Atas Opini Dr. Aries Harianto

Langkah Konkret dan Solusi Bupati Lumajang Atasi Begal

Daftar kejadian yang tercantum menunjukkan bahwa kejahatan ini tidak hanya melenyapkan harta benda, tetapi merenggut nyawa dan membuat masyarakat hidup dalam ketakutan.

Atas surat terbuka ini muncul pertanyaan mendasar, mengapa mereka langsung mengirim kan secara terbuka kepada Presiden dan Kapolda Jawa Timur, padahal di tingkat daerah ada kepala daerah dan kepolisian resor yang bertanggung jawab atas keamanan wilayah?

Apakah hal ini mencerminkan hilangnya kepercayaan (trust) terhadap kinerja pemerintah daerah dan kepolisian setempat, atau justru merupakan wujud dari betapa parahnya kondisi yang terjadi sehingga dirasa perlu campur tangan Pak Presiden RI?

Pandangan penulis, ada beberapa sudut pandang dari gerakan ini. Penyampaian aspirasi langsung ke tingkat pusat satu sisi bisa dianggap sebagai bentuk ketidakpercayaan.

Bisa jadi sebelumnya mereka telah berusaha menyampaikan keluhan, laporan, atau meminta perhatian Bupati dan Kapolres Lumajang, namun tidak segera ada tindakan nyata.

Ketika harapannya tidak terpenuhi, akhirnya diputuskan mencari jalan yang dianggap lebih efektif. Ini menjadi sirine nyaring, bahwa lembaga di daerah kemungkinan besar dianggap belum mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun di sisi lain, langkah ini juga bisa dipahami sebagai akibat dari semakin brutalnya aksi kejahatan para pelaku. Ketika tindakan kejahatan sudah berlangsung secara beruntun, dilakukan dengan cara yang brutal hingga menimbulkan korban jiwa serta seperti terorganisir sebagai sindikat, maka masalah tersebut dianggap bukan lagi sebagai masalah lokal biasa.

Keadaan yang sudah mendesak dan mengancam keselamatan umum inilah yang mungkin membuat masyarakat merasa bahwa penanganan dari tingkat daerah saja tidak cukup, sehingga diperlukan dukungan, perintah, dan pengawasan langsung dari pimpinan atas agar tindakan yang dilakukan dapat berjalan secara menyeluruh, tegas, dan berkelanjutan.

Pertanyaan lain yang juga muncul, mengapa tidak menyampaikan surat tersebut kepada kepala daerah dan kepolisian setempat terlebih dahulu, baru jika tidak ada tanggapan kemudian disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi?

Sejatinya, penyampaian aspirasi di tingkat bawah (ke bupati, polres, dewan) lebih didahulukan agar setiap lembaga di daerah ini bisa menjalankan tupoksinya, sesuai wewenangnya dan kewenangannya.

Namun, dalam praktiknya, masyarakat seringkali tidak sabaran dan merasa bahwa langkah tersebut butuh waktu lama untuk ditangani. Apalagi ketika nyawa terancam hampir setiap saat, misalnya.

Rasa terdesak inilah yang kemungkinan besar mendorong mereka mengambil jalan pintas agar masalahnya segera mendapat perhatian serius.

Isi surat tersebut juga memuat sejumlah usulan tindakan yang tegas, mulai dari operasi penindakan yang masif, penyitaan kendaraan yang tidak memiliki dokumen resmi, penindakan terhadap penadah barang curian, hingga penanganan terhadap oknum yang diduga melindungi kejahatan.

Usulan-usulan ini sangat masuk akal dan menjadi bagian dari tugas pokok aparat keamanan.

Yang menjadi tantangan adalah bagaimana memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tetap berjalan sesuai dengan aturan hukum, tidak melanggar hak-hak warga negara, serta mampu menuntaskan akar permasalahan, sehingga kejahatan serupa tidak terulang kembali.

Pada akhirnya, surat terbuka kepada Presiden RI ini menjadi cerminan dari apa yang dirasakan dan diharapkan masyarakat. Surat tersebut bukan sekadar keluhan, tapi lebih jauh sebagai bentuk partisipasi warga dalam mengawasi kinerja pemerintah dan aparat penegak hukum.

Apakah langkah ini menunjukkan ketidakpercayaan atau hanya akibat dari kondisi yang sudah sangat parah? Jawabannya bisa jadi ada pada kinerja yang ditunjukkan oleh pihak berwenang ke depannya.

Jika masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan cepat, maka trust masyarakat secara cepat akan pulih. Pun, sebaliknya, keraguan terhadap kemampuan lembaga pemerintah dan keamanan akan semakin menguat.

Oleh karena itu, yang paling penting sekarang bukan mencari siapa dan apa motivasi kelompok yang berkirim surat, tapi bagaimana agar semua pihak (tingkat daerah maupun pusat, tingkat RT-RW, desa, Polres, Bupati), bersinergi untuk menindaklanjuti aspirasi ini.

Keamanan dan keselamatan rakyat adalah kewajiban utama yang tidak boleh diabaikan, terutama oleh oleh pihak yang diberi amanah rakyat. Lumajang aman rakyatnya nyaman. Semoga.

Penulis: *) Mantan Ketua Umum HMI Cabang Jember Komisariat Sastra Universitas Jember. Alumni Ponpes Annuqayah Guluk-guluk Sumenep. Jurnalis – Penulis.

Tags: begalJemberKapolda Jawa TimurkejahatanLUMAJANGpembegalanpencurianPresiden Prabowo SubiantoPresiden RIProbolinggo

Related Posts

PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Catatan kritis Atas Kebijakan dan langkah Bupati Lumajang, Tanggapan Atas Opini Dr. Aries Harianto

Mei 11, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Langkah Konkret dan Solusi Bupati Lumajang Atasi Begal

Mei 9, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Langkah Strategis Golkar Bondowoso di Bawah Kepemimpinan Ady Kriesna untuk Kemajuan Daerah dan Politik yang Sehat

Mei 8, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Darurat Keamanan di Lumajang, Aksi Begal “Wabah” Yang Tak Pernah Usai

Mei 7, 2026
Menata Kembali Langkah PKB Lumajang : Antara Kepemimpinan, Regenerasi, dan Tantangan Politik Masa Depan
Essai & Opini

Menata Kembali Langkah PKB Lumajang : Antara Kepemimpinan, Regenerasi, dan Tantangan Politik Masa Depan

April 27, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Bukan Sekedar Kuantitas Pengunjung Keamanan Juga Produk Wisata

April 24, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Prof Bambang Penghitung Nilai Korupsi Harvey Moeis Rp 271 Triliun

Prof Bambang Penghitung Nilai Korupsi Harvey Moeis Rp 271 Triliun

April 3, 2024
Komisi A DPRD Lumajang Sidak Kantor Desa Sentul

Komisi A DPRD Lumajang Sidak Kantor Desa Sentul

Agustus 8, 2023
Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Lahar Dingin Semeru Disambut Bupati Didampingi Wakapolres

Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Lahar Dingin Semeru Disambut Bupati Didampingi Wakapolres

Juli 9, 2023
Pemerintah RI Berkomitmen Untuk Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM, Salah Satunya Melalui KIP Kuliah

Pemerintah RI Berkomitmen Untuk Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM, Salah Satunya Melalui KIP Kuliah

Januari 23, 2025
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In