Oleh : SYAMSUDIN NABILAH*
AGENDA kegiatan berupa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Bondowoso di bawah kepemimpinan Ady Kriesna, menjadi momen penting yang menunjukkan kesiapan partai ini untuk berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah.
Tujuh kursi dewan yang dikantongi dan posisi Ady Kriesna, SH, MH, sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso Golkar berada dalam posisi strategis di dalam kelompok pendukung pemerintah daerah yang memegang 27 kursi secara keseluruhan.
Posisi ini poin penting plus tanggung jawab besar untuk mewujudkan Bondowoso yang lebih dinamins dari sisi pembangunan fisik maupun nonfisik.
Dengan visi menjadikan Bondowoso mandiri dan sejahtera, serta misi yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, Golkar memiliki dasar yang kuat untuk mengarahkan program kerjanya ke arah yang dibutuhkan masyarakat.
Dalam struktur pemerintahan saat ini, kerja sama antara fraksi pendukung pemerintah menjadi kunci. Tujuh kursi Dewan dari Golkar, dapat berperan sebagai penghubung antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah, sekaligus menjadi pengawas agar setiap program berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Untuk pembangunan fisik, partai ini dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas umum, dan sarana pendukung sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata yang menjadi potensi utama daerah.
Sementara itu, dari sisi nonfisik, program peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan dan layanan kesehatan yang merata, serta pemberdayaan usaha kecil menengah, akan menjadi investasi jangka panjang yang menjadikan Bondowoso naik kelas, slowly but surely.
Harapan masyarakat akan transparansi dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan juga harus menjadi perhatian utama, agar setiap kebijakan yang ditelorkan benar-benar menjawab basic need warga dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kancah perpolitikan yang semakin ketat, tantangan terbesar Golkar adalah menciptakan masyarakat yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi atau tergiur dengan praktik politik uang (money politics).
Di sinilah peran strategis Golkar sangat dibutuhkan. Sebagai partai yang telah lama berkiprah, Golkar memiliki modal sejarah dan kepercayaan yang harus dipelihara dan diperkuat. Dan langkah yang dapat dilakukan Golkar adalah menyosialisasikan visi, misi, dan program kerja secara terbuka dan jelas kepada seluruh lapisan masyarakat secara aktif, tidak hanya saat pemilihan umum saja dan berkesinambungan.
Partai ini juga perlu membangun komunikasi dua arah, mendirikan wadah penampungan aspirasi, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pemimpin yang baik adalah mereka yang memiliki rekam jejak kerja nyata, bukan sekadar menjanjikan atau memberikan imbalan sesaat, apalagi cuma omon-omon.

Selain itu, melalui kader-kadernya yang tersebar hingga tingkat desa dan kecamatan, Golkar dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang benar dan meluruskan isu-isu yang menyesatkan.
Hal ini akan membantu masyarakat dalam memilih pemimpin berdasarkan kualitas, kapabilitas, dan komitmen untuk membangun daerah, bukan karena rayuan materi yang sifatnya sementara.
Akhiron, kepemimpinan Ady Kriesna membawa harapan baru bagi Golkar Bondowoso untuk semakin berperan sentral dalam pembangunan dan peningkatan kualitas demokrasi lokal.
Dengan posisi politik yang dimiliki, visi yang jelas, serta dukungan kader dan masyarakat, partai ini mampu menjadi kekuatan pendorong kemajuan daerah sekaligus agent of change untuk menciptakan budaya politik yang sehat, bersih, dan berkeadilan.
Kuncinya hanyalah satu yakni kerja nyata, transparan , dan konsisten dalam mewujudkan apa yang telah dijanjikan.
Penulis : *) Jurnalis-Penulis. Mantan Ketua Umum HMI Cabang Jember Komisariat Satra Universitas Jember dan alumni Ponpes Annuqayah Guluk-guluk Sumenep.














