• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Minggu, Juni 14, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Nasional

Reshuffle di Jaman Para Sahabat Nabi

pedoman_id by pedoman_id
September 17, 2025
in Nasional
0
Reshuffle di Jaman Para Sahabat Nabi

Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto merombak (reshuffle) kabinetnya. FOTO : Republika.co.id

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PEDOMANINDONESIA.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto merombak kabinetnya yang kedua kali. Kepala Negara melantik Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) definitif setelah jabatan itu diisi sementara waktu oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Djamari dilantik bersama menteri dan wakil menteri lainnya, yang merupakan hasil dari perombakan (reshuffle) ke-3 Kabinet Merah Putih. Jajaran menteri dan wakil menteri lainnya yang juga dilantik oleh Presiden Prabowo hari ini, yaitu Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi, Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.

READ ALSO

IKAWANGI di Bali Jalan Terus

Tumpak Sewu Lumajang Antara Keindahan Dan Dampak Ekonomi Masyarakat Sekitar

1. Khalifah Umar bin Khattab r.a. (634–644 M)

Umar sangat tegas dalam mengangkat dan memberhentikan gubernur. Khalifah kedua ini mencopot Khalid bin Walid r.a. dari jabatan panglima perang. Padahal, Khalid dikenal sebagai Saifullah al-Maslul (pedang Allah yang terhunus) dan telah memimpin banyak kemenangan, seperti dalam perang Yarmuk.

Umar khawatir umat Islam terlalu mengagungkan Khalid, sehingga kemenangan dianggap karena kehebatan pribadi, bukan karena pertolongan Allah. Dengan kebijaksanaan, Umar menunjuk Abu Ubaidah bin Jarrah sebagai panglima utama menggantikan Khalid.

Menariknya, Khalid menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Ia tetap berperang di bawah komando Abu Ubaidah tanpa menuntut jabatan kembali. Bahkan, Khalid berkata, “Aku berperang bukan untuk Umar, tetapi untuk Allah.” Sikap ini menunjukkan kerendahan hati Khalid dan kebijaksanaan Umar, bahwa jabatan adalah amanah yang bisa diganti demi menjaga kemurnian niat umat dalam berjuang di jalan Allah.

Umar juga mengganti beberapa gubernur di wilayah Syam dan Irak ketika ada laporan masyarakat tentang kelalaian atau potensi penyalahgunaan kekuasaan.

Kisah itu direkam oleh Ibnu Katsir dalam Al-Bidāyah wan-Nihāyah (jilid 7, hlm. 106–107), Imam Adz-Dzahabi dalam Siyar A‘lām an-Nubalā’ (jilid 1, hlm. 379–380), Ath-Thabari dalam Tārīkh al-Umam wal-Mulūk (jilid 3, hlm. 397), Imam Ibnul Jauzi dalam Ṣifat ash-Ṣafwah (jilid 1, hlm. 262).

2. Khalifah Utsman bin Affan r.a. (644–656 M)

Khalifah Utsman bin Affan r.a. pernah mencopot Sa’ad bin Abi Waqqash r.a. dari jabatan gubernur Kufah. Sa’ad adalah salah satu sahabat utama, termasuk di antara sepuluh yang dijamin masuk surga, dan dikenal sebagai panglima dalam perang Qadisiyah yang membuka jalan penaklukan Persia.

Namun, di Kufah muncul laporan dari sebagian penduduk yang menuduh Sa’ad kurang memperhatikan mereka dalam urusan kepemimpinan. Meskipun tuduhan itu tidak terbukti, Utsman memilih menggantinya demi meredam ketegangan di masyarakat.

Utsman kemudian menunjuk Al-Walid bin Uqbah sebagai gubernur baru Kufah. Keputusan ini menimbulkan kontroversi karena sebagian orang menganggap Sa’ad lebih berpengalaman dan lebih utama.

Namun, kebijakan Utsman dilakukan dengan pertimbangan menjaga stabilitas politik, meski akhirnya tetap memunculkan protes dari sebagian kalangan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa pergantian jabatan dalam Islam sering kali bukan karena kesalahan pribadi, melainkan demi maslahat yang lebih luas.

Pelajaran yang terkandung di dalamnya adalah, reshuffle bisa jadi solusi, tapi juga menimbulkan tantangan politik jika tak disertai komunikasi yang baik dengan rakyat.

3. Dinasti Abbasiyah (750–1258 M)

Pada masa kejayaan Abbasiyah, Khalifah Harun al-Rasyid (786–809 M) sangat bergantung pada keluarga Barmakiyah (Bani Barmak), sebuah keluarga bangsawan Persia yang cerdas dan berpengaruh. Mereka menduduki jabatan penting, terutama Yahya bin Khalid al-Barmaki sebagai wazir (perdana menteri) dan anak-anaknya sebagai gubernur di berbagai wilayah.

Di bawah kepemimpinan mereka, administrasi Abbasiyah maju pesat, ilmu pengetahuan berkembang, dan perekonomian stabil. Namun, seiring waktu, pengaruh Bani Barmak menjadi sangat kuat hingga dianggap menyaingi otoritas khalifah sendiri.

Karena khawatir kekuasaannya tergerus, Harun al-Rasyid memutuskan melakukan langkah tegas dengan mencopot seluruh Bani Barmak dari pemerintahan sekitar tahun 803 M. Jabatan mereka dicabut, harta mereka disita, dan sebagian anggota keluarga dipenjarakan.

Keputusan ini mengguncang pemerintahan Abbasiyah karena keluarga Barmak selama puluhan tahun menjadi otak birokrasi kerajaan.

Meski menyisakan gejolak politik, langkah Harun dinilai sebagai upaya menegaskan kembali supremasi khalifah di atas seluruh pejabat dan mencegah munculnya kekuatan tandingan di dalam istana.

Pelajaran: reshuffle juga dipakai untuk menjaga keseimbangan kekuasaan.

4. Dinasti Umayyah di Andalusia

Di masa kejayaan Abdurrahman III (912–961 M), dia melakukan pergantian pejabat di istana Cordoba untuk memperkuat stabilitas dan memperluas kekuasaan. Para pejabat yang tidak cakap segera diganti agar pemerintahan tetap efisien.

Pelajaran: evaluasi kinerja pejabat menjadi kunci kejayaan Andalusia.

5. Salahuddin Al-Ayyubi (1137–1193 M)

Ketika Salahuddin Al-Ayyubi berhasil menegakkan kekuasaannya di Mesir setelah runtuhnya Dinasti Fatimiyah, ia melakukan langkah berani dengan merombak jajaran pejabat dan birokrasi. Sebagian besar pejabat lama adalah pendukung kuat ideologi Syiah Fatimiyah yang sudah mengakar selama berabad-abad.

Salahuddin memahami bahwa untuk menegakkan kembali aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah serta membangun persatuan umat, ia harus membersihkan struktur pemerintahan dari orang-orang yang masih loyal kepada penguasa lama.

Perombakan “kabinet” yang dilakukan Salahuddin bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan strategi politik dan dakwah. Dengan mengisi pemerintahan dengan orang-orang beriman dan berkompeten, ia bisa menyatukan kekuatan umat Islam di Mesir dan Syam, lalu mengarahkannya menghadapi ancaman besar dari tentara Salib.

Kebijakan ini menjadi fondasi kokoh bagi perjuangannya, yang kemudian mencapai puncak dengan kemenangan monumental dalam merebut kembali Yerusalem pada tahun 1187 M.

Berikut beberapa tokoh penting yang diangkat Salahuddin Al-Ayyubi setelah ia merombak pemerintahan pasca runtuhnya Dinasti Fatimiyah di Mesir:

Al-Qadhi al-Fadil (Abd ar-Rahim al-Baysani)

Diangkat sebagai wazir (perdana menteri) sekaligus penasehat utama. Ia ulama dan birokrat cerdas yang menulis surat-surat diplomatik dan menjadi tangan kanan Salahuddin dalam kebijakan politik serta administrasi.

Bahauddin Qaraqush

Dipercaya memimpin pembangunan benteng, istana, dan infrastruktur pertahanan. Ia dikenal tegas dalam menata urusan sipil dan militer.

Izzuddin Usamah bin Munqidz

Seorang penyair, diplomat, dan panglima.

Berperan dalam menghubungkan Mesir dengan wilayah Syam serta menggalang persatuan umat.

Tokoh-tokoh ulama Sunni

Salahuddin mengangkat banyak qadhi (hakim) dan khatib Sunni di masjid-masjid Mesir.

Tujuannya untuk menghapus pengaruh Syiah Fatimiyah dan mengokohkan aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Kerabat dan panglima loyalis Ayyubiyah

Seperti saudaranya, Turansyah, dan keponakannya, Al-Malik al-Afdhal serta Al-Malik al-Zahir, yang kemudian ikut memimpin wilayah Syam setelah Yerusalem direbut.

Perombakan ini menunjukkan bahwa Salahuddin tidak hanya ahli strategi militer, tetapi juga piawai dalam manajemen pemerintahan: memilih orang yang tepat, amanah, dan satu visi dengan perjuangan Islam.

Dalam sejarah Islam, pergantian pejabat (reshuffle) dilakukan untuk:

Menjaga amanah dan keadilan.

Mencegah penyalahgunaan jabatan.

Menjaga stabilitas politik dan persatuan umat.

Menjaga agar rakyat tetap mendapat pemimpin yang cakap dan adil. ADM (Sumber : Republika.com).

Tags: Praboworeshuffel kabinet praboworesuffle

Related Posts

IKAWANGI di Bali Jalan Terus
Daerah

IKAWANGI di Bali Jalan Terus

Juni 12, 2026
Tumpak Sewu Lumajang Antara Keindahan Dan Dampak Ekonomi Masyarakat Sekitar
Essai & Opini

Tumpak Sewu Lumajang Antara Keindahan Dan Dampak Ekonomi Masyarakat Sekitar

Juni 9, 2026
Tumpak Sewu Lumajang Dikunjungi Hampir 10 Ribu Wisatawan
Daerah

Tumpak Sewu Lumajang Dikunjungi Hampir 10 Ribu Wisatawan

Juni 9, 2026
APBD Bukan Meja Prasmanan Kritik Konstruktif Buat Bagian Umum Pemkab Lumajang
Essai & Opini

Ingin Kaya Itu Naluri, Mengapa Presiden Prabowo Berbicara Sebaliknya?

Mei 22, 2026
Sutradara Film Pesta Babi Sayangkan Nobar Dibubarkan
Nasional

Sutradara Film Pesta Babi Sayangkan Nobar Dibubarkan

Mei 12, 2026
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah
Essai & Opini

Darurat Keamanan di Lumajang, Aksi Begal “Wabah” Yang Tak Pernah Usai

Mei 7, 2026
Next Post
 Presiden Irlandia  Michael Higgins Usulkan Israel dan Negara-Negara Pendukungnya Dikeluarkan dari PBB

 Presiden Irlandia  Michael Higgins Usulkan Israel dan Negara-Negara Pendukungnya Dikeluarkan dari PBB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Akan Ada CFD Baru dan Hotel Bintang 4 di Lumajang

Akan Ada CFD Baru dan Hotel Bintang 4 di Lumajang

Juni 10, 2026
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025

EDITOR'S PICK

Ini Analisis Pakar Politik Unpad Motif Megawati Larang Kader PDIP Ikut Retret

Ini Analisis Pakar Politik Unpad Motif Megawati Larang Kader PDIP Ikut Retret

Februari 22, 2025
Polres Lumajang Gelar Baksos Polri Presisi Sambut Ramadhan, Libatkan Mahasiswa dan OKP

Polres Lumajang Gelar Baksos Polri Presisi Sambut Ramadhan, Libatkan Mahasiswa dan OKP

Februari 28, 2025
25 Januari : Hari Gizi Nasional 2025. Berikut Sejarah, Tema Peringatan

25 Januari : Hari Gizi Nasional 2025. Berikut Sejarah, Tema Peringatan

Januari 25, 2025
Ilzar Zulfano Pebrianta, Casis Disabilitas asal Lumajang Lulus Seleksi Bintara Polri

Ilzar Zulfano Pebrianta, Casis Disabilitas asal Lumajang Lulus Seleksi Bintara Polri

Juli 6, 2024
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In