BANYUWANGI – Bacapres Anies Baswedan mengawali kegiatannya di Banyuwangi dengan berkunjung ke kediaman Habib Hasyim Al Haddad (Bang Hasyim). Kedatangannya ke salah satu tokoh di Banyuwangi itu untuk bersilaturahmi dan meminta doa dari para ulama.
Di kediaman Habib Hasyim, Anies telah ditunggu oleh para ulama dan kyai. Sesuai tema acara yaitu ‘Doa Para Ulama dan Kyai se-Banyuwangi untuk Anies Baswedan’, gubernur DKI periode 2017-2022 itu didoakan oleh para kyai. Salah satu bait doanya adalah berisi harapan agar Anies memenangkan Pilpres 2024 mendatang.
Ulama yang mewakili doa para ulama Banyuwangi itu adalah Kyai Hisyam Syafaat, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam yang merupakan pesantren terbesar di Banyuwangi. Dalam doanya Kyai Hisyam berharap agar Anies menjadi presiden Indonesia karena memiliki kriteria yang lengkap sebagai pemimpin bangsa.

“Pak Anies seorang yang amanah, baik saat menjadi gubernur DKI maupun saat menjadi menteri pendidikan. Pak Anies seorang akademisi yang pintar, seorang negarawan. Pak Anies juga orang yang ahlusunnah wal jamaah. Beliau bukan penganut Islam radikal. Jadi sudah cocok menjadi presiden,” tegas Kyai Hisyam Syafaat di depan para ulama lainnya.
Anies berterima kasih mendapat dukungan dan doa dari para ulama Banyuwangi. Mengawali sambutannya dia memperkenalkan diri mulai nama lengkap dan orang tuanya hingga amanat yang diberikan kepadanya oleh partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yakni Nasdem, PKS, dan Demokrat.
Anies mengaku semakin optimis menyambut Pilpres 2024 setelah didoakan para ulama Banyuwangi. Dia pun merasa amanat berat yang diterimanya saat ini menjadi terasa ringan. “Kami datang ke sini untuk satu tujuan yaitu untuk meminta doa. Dari Banyuwangi matahari pertama terbit, insya Allah dari tempat ini pula terbit kebaruan dan perubahan,” tandas Anies.

















