• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Selasa, April 21, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Nasional

Pilpres 2024 Selesai, Semoga tidak Seperti Firaun

pedoman_id by pedoman_id
April 24, 2024
in Nasional
0
Pilpres 2024 Selesai, Semoga tidak Seperti Firaun

Gantyo Koespradono, Mantan Wartawan, Pemerhati Sosial Politik(MI/Dok Pri)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INGAR bingar Pilpres 2024 sudah selesai setelah semua pihak yang bersengketa menerima dengan legowo keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak gugatan pasangan calon (paslon) presiden/wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (24 April 2024) bahkan telah menetapkan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon presiden dan calon wakil presiden terpilih.

READ ALSO

Timbun 1.000 Tabung Pangkalan LPG Di Jarit Lumajang Ditutup

ASN di Lumajang Boleh Bawa Mobil Dinas Saat Libur Lebaran

Kalau tidak ada halangan dan mulus-mulus saja — kita harapkan begitu — maka keduanya akan dilantik masing-masing sebagai presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2024. Itu berarti lima tahun ke depan Indonesia punya presiden dan wakil presiden baru bernama Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Saya ucapkan selamat.

Diakui atau tidak, kita tidak bisa tutup-tutupi bahwa perjalanan keduanya menuju RI-1 dan RI-2 tidak dalam keadaan baik-baik saja. Bahwa mereka dan tim suksesnya harus berurusan dengan Mahkamah Konstitusi (MK) lewat persidangan di lembaga itu adalah bukti ada “sesuatu yang nggak beres.”

Keputusan MK yang tidak bulat (tiga dari delapan hakim mengajukan dissenting opinion) juga bukti bahwa proses Pilpres 2024 yang melibatkan keduanya tempo hari nggak mulus-mulus amat. Ketiga hakim tersebut adalah Saldi Isra, Enny Nurbaningsih, dan Arief Hidayat.

Pilihan narasi dissenting opinion ketiga hakim tentu telah dipikirkan dengan matang. Artinya tidak asal bunyi atau asal njeplak.

Saldi Isra, misalnya, menyebut Pilpres 2024 bisa saja sudah sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada. Namun, belum tentu menjamin Pilpres berjalan secara jujur. Dia pun menyinggung preseden pada era Orde Baru.

“Pemilu di masa Orde Baru pun berjalan memenuhi standar mekanisme yang ditentukan dalam UU Pemilu saat itu. Namun, secara empirik, pemilu Orba tetap dinilai curang,” kata Saldi Isra dalam dissenting opinion-nya yang di dalamnya menyinggung soal bansos dan mobilisasi aparatur negara.

Pada era Orba, masih menurut Saldi, pelaksanaan pemilu berjalan tidak adil (fair). Salah satunya karena faktor pemihakan pemerintah kepada salah satu kontestan pemilu. Saya mengartikan bahwa Pilpres 2024 tempo hari diwarnai dengan kecurangan.

Saldi bahkan mengatakan, demi menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu yang jujur dan adil, seharusnya MK memerintahkan pemungutan suara ulang di beberapa daerah.

Enny Nurbaningsih meyakini telah terjadi ketidaknetralan pejabat yang sebagiannya berkelindan dengan pemberian bansos.

Senada dengan Saldi, Enny juga minta pemungutan suara ulang di beberapa daerah.

Hakim Arief Hidayat dalam dissenting opinionnya malah meyakini telah terjadi pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam Pilpres 2024.

Pelanggaran itu, kata Arief, melibatkan intervensi kekuasaan Presiden Jokowi dengan infrastruktur politik yang berada di bawahnya untuk memenangkan pasangan calon tertentu.

Arief bahkan terang-terangan menilai sikap dan tindakan Presiden Jokowi tidak netral sehingga melanggar etika pemerintahan.

Menurut Arief, anggapan bahwa presiden boleh berkampanye merupakan justifikasi yang tidak dapat diterima oleh nalar yang sehat dan etika yang peka. Dia juga meyakini rezim Jokowi berpihak kepada pasangan Prabowo-Gibran.

Arief menyimpulkan apa yang dilakukan oleh Jokowi, seolah mencoba menyuburkan spirit politik dinasti yang dibungkus oleh virus nepotisme sempit dan berpotensi mengancam tata nilai demokrasi ke depan.

Soal kecurangan dan keanehan-keanehan dalam Pilpres 2024 itu, semuanya juga telah diungkap dalam film dokumenter Dirty Vote dan belakangan Dirty Election. Haruskah kita dan pihak-pihak yang terlibat menganggap ini hanya angin lalu? Rasanya tidak mungkin. Semuanya telah kita dengar dan saksikan.

Tutup buku dan seizin Tuhan
Bagi kita yang tidak sependapat dengan keputusan MK, mungkin tetap akan tidak puas dengan dalih-dailih kebenaran kita sendiri. Lalu bertanya-tanya, “Mengapa semua ini terjadi dan menimpa negeriku?”

Palu MK telah diketuk. Pilpres 2024 telah selesai. Semua pihak sudah menerima dengan legowo. Ibarat buku, Pilpres 2024 sudah tutup buku. Puas tidak puas, kita harus tetap menyongsong masa depan.

Dalam sejarah manusia, peristiwa semacam ini terjadi di mana-mana dan Tuhan rupanya mengizinkan. Saya jadi ingat pemerintahan Firaun di Mesir.

Berulang kali, Tuhan lewat Nabi Musa mengingatkan Firaun supaya membolehkan bangsa yang dipimpin Musa keluar dari Mesir. Tuhan tidak menginginkan umat yang dipimpin Musa hidup dalam penderitaan dan hidup berlama-lama di Mesir.

Meskipun Tuhan berkali-kali memberikan tulah kepada Firaun dan Mesir, Firaun tetap saja membandel. Keras kepala. Ingkar janji alias berbohong terus menerus.

Membaca kitab Keluaran di Alkitab terkait dengan pengalaman Musa saat berhadapan dengan Firaun, saya menyimpulkan, Tuhan rupanya mengizinkan Firaun berperilaku jahat, keras kepala, dan ingkar janji.

Lewat Musa, total Tuhan memberikan tulah kepada Firaun 10 kali. Logikanya jika ujung-ujungnya Firaun memberikan kebebasan kepada umat Musa keluar dari tanah Mesir, mengapa Tuhan harus memberikan tulah hingga 10 kali? Rupanya Tuhan memang membiarkan dan mengizinkan semua itu terjadi.

Penasaran saya coba bertanya kepada ChatGPT mengapa Firaun keras kepala? Chat artificial intellegence itu menjawab, ada beberapa alasan mengapa Firaun keras kepala, yaitu lantaran pengaruh kekuasaan dan kesombongan.

Firaun merasa memiliki kekuasaan tertinggi di Mesir dan merasa tidak perlu tunduk pada perintah Tuhan melalui Musa. Kesombongan dan kekuasaannya membuatnya sulit untuk menerima kebenaran.

Ketakutan akan kehilangan kontrol: Firaun takut kehilangan kontrol atas bangsa Israel, yang merupakan sumber tenaga kerja yang besar bagi Mesir. Dia khawatir kepergian mereka akan merugikan negaranya.

Lingkungan dan pengaruh: Firaun mungkin juga dipengaruhi oleh lingkungan dan penasihat-penasihatnya yang mendukung keputusannya untuk menolak permintaan Musa.

Akhirnya sikap keras kepala Firaun membawa konsekuensi yang berat bagi dirinya dan rakyat Mesir, dengan berbagai tulah yang menimpa negaranya.

Per 20 Oktober 2024 nanti, kita punya pemerintahan (penguasa) baru. Saya tentu berharap apa yang terjadi di Mesir ribuan tahun lalu semasa Firaun tidak terjadi di Indonesia. Ngeri, ah, kalau Tuhan memberikan tulah kepada bangsa kita.

Saya percaya pemerintahan baru nanti akan mampu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi bangsa ini seperti korupsi, kemiskinan, penegakan hukum yang masih tumpul, pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi.

Penyelesaiannya tidak dengan keras kepala, kebohongan, kesombongan, atau mentang-mentang, tapi dengan kejujuran dan kerendahatian. Selamat bertugas dan melayani rakyat dengan sepenuh hati Prabowo dan Gibran. ADM

Tags: Gantyo KoespradonoKomisi Pemilihan UmumMahkamah KonstitusiPilpres 2024Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka

Related Posts

Timbun 1.000 Tabung Pangkalan LPG Di Jarit Lumajang  Ditutup
Daerah

Timbun 1.000 Tabung Pangkalan LPG Di Jarit Lumajang Ditutup

April 12, 2026
ASN di Lumajang Boleh Bawa Mobil Dinas Saat Libur Lebaran
Daerah

ASN di Lumajang Boleh Bawa Mobil Dinas Saat Libur Lebaran

Maret 13, 2026
Menu MBG di Tempursari dan Sukodono Lumajang Ada Belatung dan Baunya Busuk
Daerah

Menu MBG di Tempursari dan Sukodono Lumajang Ada Belatung dan Baunya Busuk

Maret 11, 2026
Perang Iran Vs AS, PBNU Instruksikan Nahdliyin Baca Qunut Nazilah Setiap Shalat
Internasional

Perang Iran Vs AS, PBNU Instruksikan Nahdliyin Baca Qunut Nazilah Setiap Shalat

Maret 2, 2026
104 Pertandingan Tayang Gratis, TVRI Resmi Kantongi Hak Siar Piala Dunia 2026
Nasional

104 Pertandingan Tayang Gratis, TVRI Resmi Kantongi Hak Siar Piala Dunia 2026

Februari 21, 2026
Empat Skema Penyaluran MBG Selama Ramadan
Nasional

Empat Skema Penyaluran MBG Selama Ramadan

Februari 12, 2026
Next Post
Tanggapi Putusan MK, Sosok Ini Akui Bakal Beri Perlawanan Jika Anies Baswedan Kelak Terpilih Jadi Presiden RI

Tanggapi Putusan MK, Sosok Ini Akui Bakal Beri Perlawanan Jika Anies Baswedan Kelak Terpilih Jadi Presiden RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Tri Satya sebagai Landasan Kepemimpinan dan Pengabdian

Tri Satya sebagai Landasan Kepemimpinan dan Pengabdian

Agustus 14, 2025
Fish Cooking Fest Langkah Awal Dinas Perikanan Lumajang, Yuli Haris : Konsumsi Ikan Mestinya Dimulai dari Kalangan ASN

Fish Cooking Fest Langkah Awal Dinas Perikanan Lumajang, Yuli Haris : Konsumsi Ikan Mestinya Dimulai dari Kalangan ASN

Desember 16, 2025
Temui Nelayan Banyuwangi, Anies Belanja Masalah yang Perlu Dibereskan

Temui Nelayan Banyuwangi, Anies Belanja Masalah yang Perlu Dibereskan

Agustus 8, 2023
Pemkab Lumajang Tingkatkan Kualitas Produk Hewan dengan Percepat Sertifikasi NKV untuk Jaminan Produk Hewan yang Higienis

Pemkab Lumajang Tingkatkan Kualitas Produk Hewan dengan Percepat Sertifikasi NKV untuk Jaminan Produk Hewan yang Higienis

Februari 3, 2025
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In