PEDOMANINDONESIA, LUMAJANG – Pemkab Lumajang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melakukan kegiatan bersih-bersih taman dan tugu, di kawasan perbatasan, pada Selasa (24/6/2025). Ini merupakan langkah strategis menjaga kesan pertama yang baik bagi setiap orang yang memasuki Kabupaten Lumajang.
Petugas dari DLH tampak membersihkan rumput liar, memungut sampah, dan merapikan area taman serta tugu perbatasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang dikelola oleh Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Lumajang.
“Perbatasan adalah etalase pertama Kabupaten Lumajang. Maka tampilannya harus selalu bersih, rapi, dan mencerminkan semangat daerah yang tertib dan ramah lingkungan,” ujar Gunawan Eko, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup.
Gunawan menegaskan bahwa taman dan tugu bukan sekadar elemen keindahan kota, tetapi menjadi representasi kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan publik serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
DLH juga berencana memperluas kegiatan serupa di titik-titik strategis lainnya sebagai bentuk gerakan bersama menjaga ruang publik. Masyarakat pun diajak berperan aktif dalam merawat kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami ingin gerakan ini menjadi budaya, bukan hanya rutinitas. Karena wajah kota yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. ADM
Petugas dari DLH tampak membersihkan rumput liar, memungut sampah, dan merapikan area taman serta tugu perbatasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang dikelola oleh Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Lumajang.
“Perbatasan adalah etalase pertama Kabupaten Lumajang. Maka tampilannya harus selalu bersih, rapi, dan mencerminkan semangat daerah yang tertib dan ramah lingkungan,” ujar Gunawan Eko, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup.
Gunawan menegaskan bahwa taman dan tugu bukan sekadar elemen keindahan kota, tetapi menjadi representasi kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan publik serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
DLH juga berencana memperluas kegiatan serupa di titik-titik strategis lainnya sebagai bentuk gerakan bersama menjaga ruang publik. Masyarakat pun diajak berperan aktif dalam merawat kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami ingin gerakan ini menjadi budaya, bukan hanya rutinitas. Karena wajah kota yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. ADM



















