LUMAJANG – Ketua Komisi D DPRD Lumajang, Supratman, menegaskan, lebih baik ada satu orang dokter spesialis ke daerah dengan biaya yang lebih tinggi daripada puluhan pasien dikirim ke luar daerah. Hal ini disampaikan Supratman karena minimnya dokter spesialis di Lumajang.
“Bagi masyarakat ini sangat urgen. Upaya memberikan peluang dan ruang kepada dokter umum yang ingin menempuh pendidikan menjadi dokter spesialis masih minim dilakukan oleh Pemkab Lumajang. Padahal, saran itu dinilai mampu menjadi solusi,” tukas politisi PDI Perjuangan ini.
Dia memaparkan, wacana kekurangan dokter spesialis untuk ditarik ke daerah terus dikemukakan. Tapi tentu saja ada fasilitasi sarpras dokter umum di daerah untuk menjadi dokter spesialis.
“Upaya itu minim dilakukan hingga saat ini. Gak tahu butuh berapa tahun lagi. Padahal permasalahan ini sudah sangat lama tak pernah selesai selesai,” tukasnya.
Dipaparkan, jika dirujuk ke luar kota, biayanya lebih mahal. Oleh karena itu, logikanya lebih baik mendatangkan seorang dokter spesialis dari luar daerah.



















