LUMAJANG – Gedung Soedjono Lumajang, Jawa Timur, terlihat kemproh dan seperti tidak dirawat, terutama di bagian luar gedung, antara lain kamar mandi, mushola tempat untuk ibadah, bagian luar Timur gedung dan bagian belakang terutama tandon air.
Pantauan media ini, di kamar kecil misalnya, tampak kran air rusak sehingga airnya terus mengalir walaupun volumenya kecil. Pintu kamar kecil di bagian tengah juga terlihat sudah rusak dan butuh perawatan, sedangkan kamar kecil di bagian utara pintunya terlihat miring rusak. Grendelnya, pun dibiarkan dalam kondisi rusak.

Sedangkan tempat ibadah (mushola), tampak dindingnya mulai mengelupas. Sementara sajadahnya lusuh dan tidak layak. Tempat untuk sajadah juga hanya berupa kardus dan itu pun rusak dan tak awut awutan.
Kemudian di posisi timur gedung bagian luar, tampak rumput mulai meninggi dan dibiarkan tumbuh liar. Jika dipandang mata tidak mengenakkan. Belum lagi jika ada acara di gedung tersebut sampah berserakan. Lalu di bagian belakang gedung air mengelucur ke bawah dari tandon. Tandon bagian bawah rusak parah dan seperti dibiarkan begitu saja tanpa penanganan.

Saat digelarnya acara rekapitulasi penghitungan hasil suara KPU kabupaten Lumajang, salah seorang yang hadir mengeluh dengan kondisi gedung sudjono bagian luar yang kurang perawatan dan tanpa kotor.
“Padahal Lumajang sering kali meraih penghargaan Adipura tapi kondisi di gedung ini saja kotor, terlihat kemproh. Coba masnya lihat sendiri. Cek sendiri mulai kamar kecil, mushola, di bagian luar gedung sebelah timur dan tandon air yang ada di belakang itu,” ujar salah seorang usai menghadiri acara tersebut.
Mediapedomanindonesia.com, belum berhasil ketika melakukan konfirmasi ke bidang yang menangani terkait dengan aset dan pemeliharaan gedung ini. ADM



















