PEDOMANINDONESIA.CO.ID – Influencer sayap kanan AS Charlie Kick (31 tahun) tewas ditembak saat sedang berpidato di depan pendukungnya di Utah Valley University, Rabu (10/9/2025).
Pembunuhan Kirk mendapat perhatian luas tidak hanya dari dalam negeri AS, tapi juga mancanegara. Bahkan beberapa menit setelah kematiannya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ikut menyampaikan rasa simpatinya.
“Seorang sahabat Israel yang berhati singa, ia melawan kebohongan dan berdiri teguh membela peradaban Yahudi-Kristen,” tulis Perdana Menteri Israel di X.
“Saya baru berbicara dengannya dua minggu yang lalu dan mengundangnya ke Israel. Sayangnya, kunjungan itu tidak akan terlaksana.”
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menyebut Kirk sebagai sahabat luar biasa bagi Israel. Kirk, kata ia, mewakili nilai-nilai Yahudi-Kristen yang menyatukan Israel dan Amerika.
“Di atas segalanya, dia adalah pejuang yang tak kenal takut demi kebenaran dan kebebasan. Dia dibunuh karena itu.”
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich ikut mengamini dan menyebut Kirk sebagai sahabat sejati Israel.
Dilansir Aljazirah, mantan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menggambarkan Kirk sebagai pembela setia nilai-nilai Yahudi-Kristen, Amerika & Negara Israel.
Istilah ‘nilai-nilai Yahudi-Kristen’ menarik bagi kaum konservatif arus utama AS, tetapi para kritikus mengatakan istilah tersebut bertujuan untuk mengecualikan Muslim dan kelompok agama lain dari masyarakat Barat.
Mereka juga berpendapat bahwa istilah tersebut tidak punya latar historis. Ini mengingat permusuhan dan anti-Semitisme yang dihadapi komunitas Yahudi dalam masyarakat Kristen di Eropa selama berabad-abad terakhir.
Rasa simpati Israel terhadap Kirk ditengarai tak terlepas dari pandangannya yang kerap kali menyudutkan Islam dan mendukung perang di Gaza.
Baginya Islam tidak cocok dengan nilai kebaratan. Menurutnya Islam di AS telah berkongsi dengan gerakan kiri untuk menjatuhkan Eropa dan AS.
“Islam adalah pedang yang digunakan kaum kiri untuk menggorok leher Amerika,” tulisnya dalam sebuah unggahan media sosial pada Selasa, sehari sebelum ia ditembak.
Ia juga mengutarkan bahwa Islam tidak menganut kebebasan berbicara. “Islam tidak menganut kebebasan beragama, dan Islam tidak menganut pemisahan masjid dan negara,” kata Kirk menambahkan.
Kirk bahkan pernah membandingkan Nabi Muhammad dengan pelaku kejahatan seksual anak, Jeffrey Epstein, merujuk pada pernikahan Nabi dengan Aisyah di usia muda.
Pada Juni 2024, Kirk memperingatkan tentang kebangkitan Islam “Kami tidak peduli, itulah yang kami lakukan di sini. Dan kami mengatakan bahwa Islam tidak cocok dengan peradaban Barat,” katanya.
Kirk juga dikenal sebagai pendukung garis keras Israel. Ia adalah pendukung kuat Israel dan mendorong perangnya di Gaza. Pada suatu kesempatan, ia mempertanyakan keberadaan Palestina.
Pada Mei tahun ini, saat berdebat dengan seorang mahasiswa pro-Palestina di Universitas Cambridge, Kirk membenarkan perang Israel selama dua tahun di Gaza. “Ketika Anda menyatakan perang terhadap Israel, bersiaplah untuk menghadapi badai api sebagai reaksi.”
Bulan lalu, ia membantah kelaparan di Gaza. Ia menyatakan kelaparan yang dinyatakan PBB di wilayah tersebut adalah ‘perang visual belaka’.
Penyelidik AS pada hari Kamis merilis foto dan video orang yang dicurigai terlibat dalam penembakan fatal aktivis konservatif berpengaruh Charlie Kirk dan mengatakan mereka telah menemukan senapan yang diyakini telah digunakan dalam pembunuhan bermuatan politik itu.
Para penyidik belum membahas motif apa pun secara terbuka. Namun Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa ia memiliki indikasi mengenai motivasi si pembunuh.
“Kami akan memberi tahu Anda nanti,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa penegak hukum telah membuat kemajuan besar dalam penyelidikan tersebut.
FBI dan pejabat negara bagian mengatakan si pembunuh tiba di kampus beberapa menit sebelum dimulainya acara debat yang dipimpin Kirk bertajuk “Buktikan Saya Salah” di luar ruangan di hadapan 3.000 orang di Utah Valley University di Orem, Utah, sekitar 65 km di selatan Salt Lake City.
“Rekaman video kamera keamanan menunjukkan seseorang menaiki tangga untuk naik ke atap sebelum menembaki Kirk,” kata para pejabat dalam konferensi pers.
Kirk diketahui sedang menjawab pertanyaan penonton tentang penembakan massal ketika peluru mengenai lehernya. Para penonton berlarian panik. Kirk tewas ditempat. ADM (Sumber : Republika.co.id)



















