LUMAJANG – Wacana penghapusan Jaminan Persalinan (Jampersal) gratis oleh Tim Anggaran Pemkab Lumajang, saat pembahasan Kebijakan Umum Anggara (KUA) dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (PPAS) Lumajang, membuat wakil rakyat angkat bicara. Salah satunya adalah Deddy Firmansyah, yang sebelumnya menjadi anggota DPRD Lumajang dan kini menjadi caleg dari Partai Geridra Dapil 1.
“Saya kaget kenapa dihapus, ini ada apa,” ungkap Deddy Firmansyah. Jika akan dihapuas karena alasan untuk netralitas Pemkab dalam kontestasi politik 2024, maka perlu ada solusi. Karena Jampersal Gratis sudah banyak memberikan manfaat. Kalau anggaran untuk Jampersal Gratis, APBD Lumajang mampu,” ungkapnya.
Deddy juga menyampaikan masih banyak masyarakat Lumajang membutuhkan Jampesal Gratis, karena tidak semua warga memiliki kartu KIS, BPJS atau Bantuan Pemerintah Pusat.
“Jika Jampersal dihapus, saya tidak setuju, perlu ada solusi,” ungkapnya.Untuk Jampesal Gratis di Lumajang yang ditanggung oleh APBD berkisar Rp 5 miliar.
“Maaf loh ya, Saya pernah membantu warga persalinan, tetapi tidak memiliki BPJS atau KIS, Jampersal adalah solusinya,” pungkasnya.
Untuk Jampersal Gratis di Lumajang yang ditanggung oleh APBD sekitar Rp 5 miliar. “Maaf loh ya, Saya pernah membantu warga persalinan, tetapi tidak memiliki BPJS atau KIS. Maka sebagai solusi adalah Jampersal ” pungkasnya. RED



















