
PEDOMANINDONESIA, MADURA– Sumur bor milik keluarga Muhammad Suji (43) di Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menyemburkan air bercampur gas, Senin (26/6/2025).
Ini merupakan insiden semburan air bercampur gas yang kedua kalinya terjadi setelah insiden pertama terjadi pada 12 Maret 2025 dengan ketinggian 20 meter.
“Ini semburan kedua kalinya dan sama seperti semburan yang pertama tetap bau gas,” kata Muhammad Suji saat dikonfirmasi.
Selain menyemburkan air yang bercampur gas, semburan kedua juga mengeluarkan kerikil dan lumpur. “Tapi semburan kerikil dan lumpurnya tidak terus-menerus,” kata dia.
Menurut Muhammad Suji semburan material bercampur bau gas tersebut sudah terjadi sejak Minggu (25/5/2025) malam, tapi dia dan warga baru mengetahui semburan itu keesokan harinya.
Tohir, warga setempat mengaku melihat Junaidi mengecek kondisi pengeborannya saat berbau gas dengan menghidupkan korek api yang diarahkan ke lubang galian sumur bor tersebut.
Saat korek api dinyalakan langsung keluar percikan api yang membesar dan menyambar ke tangannya. “Kami mengimbau warga setempat untuk menjauh dari lokasi semburan api,” beber AKP Sri Sugiarto.
Personel Polsek Kadur sudah memasang garis polisi di lokasi agar warga setempat tidak mendekat ke lokasi sumur bor yang mengeluarkan semburan api tersebut. ADM
Sumber : Tribunnews.com



















