PEDOMANINDONESIA.CO.ID, LUMAJANG – Dalam rangka memperingati 9 Muharram 1447 Hijriyah, Sabtu (5/7/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggelar kegiatan “Lebaran Yatim”, di Pendopo Arya Wiraraja kabupaten Lumajang. Seribu anak yatim dan dhuafa, yang berasal dari beberapa kecamatan. Santunan berupa uang tunai dan paket perlengkapan sekolah. Diserahkan secara simbolis. Diikuti dengan penyaluran langsung melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan kecamatan.
Pihak BAZNAS Jawa Timur, menyampaikan, atas nama Baznas Jawa Timur mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Lumajang yang telah bersungguh-sungguh mendorong, menggerakkan, mendoakan, dan mendampingi Baznas kabupaten Lumajang sehingga terus berkembang, terus maju dan memberikan manfaat dan maslahat bagi umat.
“Terima kasih juga kepada seluruh Forkopimda yang selalu setia mendampingi kegiatan Baznas, apresiasi kami kepada Baznas kabupaten Lumajang yang dengan sungguh-sungguh berjuang untuk masyarakat. Pagi ini bisa terkumpul 1000 Mustahiq yang bisa mendapatkan uluran tangan, mudah-mudahan hari ini membawa kebahagiaan bagi kita semua”, ujarnya.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) yang turut hadir mengapresiasi inisiatif BAZNAS dan mengajak masyarakat luas untuk terus mendukung gerakan zakat, infak, dan sedekah guna memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. “Para Kiai, Baznas Jawa Timur, Baznas Lumajang, Alhamdulillah, di APBD tahun 2025 ini kami menganggarkan biaya makan per-hari untuk seluruh anak yatim di seluruh LKSA se-Kabupaten Lumajang. Jadi kami pastikan, tidak ada satupun anak yatim yang di LKSA yang tidak mendapatkan dana makanan perhari”, ujar Bunda Indah.
“Telah disampaikan oleh ketua Baznas kabupaten Lumajang, terkait dengan dana yang sudah terhimpun oleh para Muzakki. Kami punya program namanya “Setormadu”, yaitu sehari ngantor di kecamatan terpadu. Tapi belum mulai. Masih kami rancang. Nanti ada dari eksekutif, bupati, wakil bupati dan OPD. Kemudian ada dari DPRD dapil itu kami ajak. Dan Baznas kita ajak terus mulai dari kecamatan sampai 21 kecamatan. Sambil kita menggabungkan seluruh program, programnya eksekutif kemudian. pokirnya dewan, ditambah programnya Baznas sambil kita kumpulkan tokoh tokoh-tokohnya masyarakat”, tandas Bunda Indah.

Disamping itu untuk target Bunda Indah akan bersurat akan tambahkan target dari P3K, bahwa yang terbaru sudah diserahkan SK sebanyak 631 orang P3K. Yang sebelumnya seribu lebih, ini masih ada lagi. “Itu salah satu upaya kita untuk bersama-sama mengembangkan Baznas juga untuk seluruh programnya bisa terealisasi. Para Kiai, bapak ibu sekalian yang saya hormati, terimakasih atas terselenggaranya acara ini. Mudah-mudahan Baznas bersama pemerintah terus bisa bergandengan tangan untuk membangun kabupaten Lumajang ini”, tuturnya.
BAZNAS berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat), serta memperkuat peran zakat dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lumajang. ADM



















