LUMAJANG – Drs. H. Saiful Anam M.Pd, anggota Komisi A DPRD Lumajang, pemilih pemula pada pemilu 2024 memang jumlahnya kecil, yakni 0,2 %. Namun, meskipun kecil pendidikan pemilih pemula sangat penting. Mereka inilah yang ikut menentukan masa depan Indonesia melalui pemilu 2024.
“Meski jumlahnya hanya tidak lebih dari 0,2 %, namun pendidikan pemilu bagi pemilih pemula sangat penting. Pengalaman pertama kalinya memilih wakil rakyat, presiden, dan Dewan Perwakilan Daerah itu penting”, ujarnya.
Saiful, panggilan karibnya, mengajak pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya. “Jangan golput. Kalau golput eman eman suaranya. Kami, sebagai anggota dewan mengajak mereka un untuk memanfaatkan hak pilihnya pada Pemilu 2024,” tukas mantan aktivis kampus ini.
Pada 14 Februari 2024, usia pemilih pemula berusia 17 tahun dan pertama kali memiliki hak pilih dalam pemilu. Diakuinya, pemilih pemula jumlahnya sedikit. Tapi, menyalurkan hak pilihnya pada pemilu 2024 mendatang sangat penting.
Sekedar diketahui, Dari data KPU Kabupaten Lumajang, jumlah pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, dari 21 Kecamatan di Lumajang, DPT pada Pemilu 2024 berjumlah 837.666 pemilih. Rinciannya pemilih perempuan 427.559 dan pemilih laki-laki 410.107.
Yang menarik ajakan Saiful Anam kepada pemilih pemula agar memilih calon presiden, calon legislatif, dan calon perwakilan daerah, bukan karena politik uang (money politic), tapi beradasarkan hati nurani masing-masing. SYA


















