PEDOMANINDONESIA, LUMAJANG – Untuk memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan efisien, penguasaan teknologi informasi menjadi syarat utama bagi ASN generasi baru.
“Mari kita manfaatkan kemajuan teknologi sebaik-baiknya, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) bagi peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III, Kamis (3/7/2025) di Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Lumajang.
Mustaqim menekankan bahwa ASN harus siap menghadapi sistem kerja yang terus berkembang, mulai dari aplikasi pelayanan publik hingga digitalisasi sistem administrasi pemerintahan. Adaptasi teknologi menurutnya tak hanya meningkatkan efektivitas kerja, tetapi juga menjadi pondasi profesionalisme ASN di era digital.
“Kita hidup di era digital. ASN harus terus belajar, beradaptasi, dan tidak boleh ketinggalan,” ujarnya.
Dia mengimbau para CPNS agar senantiasa membangun sikap profesional dalam menjalankan tugas dan mampu menyesuaikan diri dengan ritme kerja instansi masing-masing.
“Kita harus bisa menyesuaikan terhadap lingkungan kerja dan tugas-tugas yang diberikan pimpinan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap terbentuk ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter tangguh, responsif, dan berdaya saing dalam mendukung program-program pembangunan berbasis digital. ADM – KOM
“Mari kita manfaatkan kemajuan teknologi sebaik-baiknya, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) bagi peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III, Kamis (3/7/2025) di Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Lumajang.
Mustaqim menekankan bahwa ASN harus siap menghadapi sistem kerja yang terus berkembang, mulai dari aplikasi pelayanan publik hingga digitalisasi sistem administrasi pemerintahan. Adaptasi teknologi menurutnya tak hanya meningkatkan efektivitas kerja, tetapi juga menjadi pondasi profesionalisme ASN di era digital.
“Kita hidup di era digital. ASN harus terus belajar, beradaptasi, dan tidak boleh ketinggalan,” ujarnya.
Dia mengimbau para CPNS agar senantiasa membangun sikap profesional dalam menjalankan tugas dan mampu menyesuaikan diri dengan ritme kerja instansi masing-masing.
“Kita harus bisa menyesuaikan terhadap lingkungan kerja dan tugas-tugas yang diberikan pimpinan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap terbentuk ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter tangguh, responsif, dan berdaya saing dalam mendukung program-program pembangunan berbasis digital. ADM – KOM



















