LUMAJANG – Luar biasa, hasil survei dari Lembaga Accurate Research dan Consulting Indonesia (ARCI) untuk Pilkada Lumajang 2024, Thoriqul Haq (Cak Thoriq), melesat mengungguli baka calon bupati lain, termasuk Bacalon Indah Amperawati.
Cak Thoriq angkanya mencapai 51,6 %, disusul kemudian Indah Amperawati 32,4%. “Sementara As’at Malik 5,9 % dan Faizal R. Jumadi 4,2 %. Jika Pilkada hari ini maka pemenangnya Cak Thoriq,” ujar Baihaki Siratj, Direktur Eksekutif ARCI, di Aby Hotel Lumajang, Kamis (28/3/2024) malam.
Baihaqi, panggilan karibnya, menjelaskan, tingginya elektabilitas angka Cak Thoriq dikarenakan masyarakat puas atas kinerjanya selama menjadi Bupati Lumajang. “Masyarakat merasa selama dipimpin cak Thoriq ada kemajuan terutama di bidang infrastruktur,” paparnya.
Survei ARCI sendiri dilakukan pada 15-22 Maret 2024 dengan menggunakan metode stratified multisage random sampling dengan jumlah sampel survei 1.200 responden. Margin errornya sekitar 2,8 % dan tingkat kepercayaan 95 %.
“Tentu saja hasil survei ini bisa berubah-ubah. Jadi, saya saya sampaikan ini hasil survei ARCI bulan ini”, ungkapnya.

Kanan, Direktur Eksekutif ARCI, Baihaki Siratj
Dikatakan, tatkala diperkecil untuk head to head antara Cak Thoriq dengan Indah Amperawati, maka di sini mengalami kenaikan dari pemilih Cak Thoriq dari 51 menjadi 56,8. Kemudian Indah Amperawati dari 32,4 % menjadi 35,7.
“Artinya apa? Kalau kita melihat, dari pemilih Faisal R Jumadi dengan Asat Malik tidak secara serta-merta mendukung salah satu, tetapi bisa pendukungnya As’at Malik bisa ke Cak Thoriq ada yang ke Bu Indah. Sehingga dua duanya mengalami peningkatan. Ini untuk calon Bupati,” tukasnya.
Dijelentrehkan, untuk saat ini Cak Thoriq masih tertinggi kemungkinan karena baru selesai 1 periode menjabat Bupati.
“Masyarakat tahunya Cak Thoriq Bupati Lumajang. Sehingga, dalam kontestasi saat ini yang lain masih belum bergerak. Pertanyaan yang kita ajukan kepada masyarakat, apabila pemilihan Bupati dilakukan saat ini siapa bupati yang akan dipilih. Ini pertanyaan yang kami ajukan kepada masyarakat,” tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya melakukan survei terhadap 1.200 responden, menggunakan muktistage random sampling di semua kecamatan se Kabupaten Lumajang, kemudian di semua desa, dan khusus di tingkat RW sampling, acak dengan proporsional sesuai dengan populasi yang ada di kecamatan tersebut.
“Dari 31 kecamatan Thoriq kalah di kecamatan kota, sedangkan di beberapa kecamatan lainnya unggul, termasuk di Kecamatan Kunir yang paling besar. Massa pemilih Cak Thoriq yang berpenghasilan di bawah Rp. 2 juta. Artinya, pemilih Cak Thoriq banyak yang kelas menengah ke bawah, sedangkan yang berpenghasilan menengah ke atas memilih Bu Indah”, imbuhnya. ADM


















