LUMAJANG – Menindak lanjuti UKW ( Uji Kompetensi Wartawan) angkatan ke 54 – 55, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, menggelar OKK (Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian), di Mapolresta Malang, Senin, 18 Desember 2023.
Acara ini dihadiri oleh seluruh peserta UKW angkatan 54-55. Dalam sambutannya, Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono, menyampaikan, awal masuk di Malang Kapolresta selalu memberikan support. Semoga karirnya semakin menanjak.
OKK peserta yang hadir sekitar 60 orang yang nantinya bisa menjadi anggota PWI. Karena itu mohon Marwah PWI dan kinerjanya sesuai dengan jurnalistik. Kalau tidak sesuai kinerjanya maka akan diberikan sanksi dewan pers.
“Maka kinerjanya harus lebih profesional, apalagi saat ini banyak wartawan baru dan media baru,” ungkapnya.
PWI Malang Raya sejak 3 tahun lalu sudah ada 204 wartawan yang lulus. Kini total anggota PWI Malang Raya sebanyak 356 wartawan. “Tolong jaga nama baik dan marwah PWI,” ujarnya.
Dewan Kehormatan PWI Jatim Joko Totuko, saat memberikan sambutan menyampaikan, Joko Totuko, memaparkan, OKK menjadi bagian terpenting karena konsentrasi PWI periode ini adalah meningkatkan profesionalisme para wartawan.
Selain itu, dipaparkan, bahwa dalam pemilihan PWI nanti seperti pemilu, harus ikut UKW dan yang terpilih nanti bukan ketua kaleng kaleng yang tiba tiba muncul tanpa melalui prosedur.
Wartawan itu tugas kenabian. Nabi Muhammad diutus untuk menyempurnakan akhlak. Bicara soal moral berarti harus beretika dan dalam bekerja patuh pada KEJ.
“Wartawan seperti sang khotbah, tapi khotbahnya wartawan setiap tulisan yang muncul dan didasari KEJ,” tukasnya.
Dalam konsteks pemilu 2024, maka wartawan harus memberikan pendidikan politik bagi para pemilih secara benar. “Ajak pemilih memilih secara benar dan damai,” ungkap pria yang menjadi Dewan Pwi Jatim sejak tahun 2008
Kapolresta Malang Raya, Kombespol Budi Hermanto, SIK M.Si, menyampaikan, sejak dulu pihaknya membangun sinergitas, berkoordinasi, dan berkolaborasi dengan wartawan di Malang Raya.
“Dan kalau bicara integritas dan profesionalitas seperti yang disampaikan oleh Dewan Kehormatan PWI Jatim barusan, maka wartawan perlu skill, attitude, etika dalam mencari dan menggunggah berita,” ujarnya di hadapan peserta OKK.
Dikatakan, persoalan Kantibmas di Kota Malang dan Malang Raya tidak bisa diatasi sendiri. Perlu melibatkan semua pihak termasuk media/ wartawan.
Kombespol Budi Hermanto, juga mewanti wanti jika ada anggotanya tidak netral dipersilahkan melaporkan. “Kita ingin netralitas Polri tetap terjaga. Jika teman teman wartawan menemukan ada anggota polisi tidak netral dalam pemilu 2024 laporkan,” paparnya.
Kombespol Budi Hermanto, SIK M.Si, juga meminta agar wartawan bisa mengedukasi pemilih, termasuk pemilih pemula agar tidak golput.
“Semoga kolaborasi ini menjadi langkah pengabdian pada negara dan jadi amal ibadah,” tuturnya lalu membuka acara Orientasi OKK.
Acara seremonial ditutup dengan doa oleh Gus Muhaimin. Usai rehat sejenak, acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Organisasi, Mahmud. ADM



















