• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sabtu, Juni 6, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Olahraga Kesehatan

Garuda Itu Kembali Dengan Patah di Sayapnya

pedoman_id by pedoman_id
April 15, 2025
in Olahraga Kesehatan
0
Garuda Itu Kembali Dengan Patah di Sayapnya
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Megawati Pertiwi tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, Kamis malam (10/4), setelah menempuh perjalanan 10 jam dari Bandara Incheon, Korea Selatan.

Hijab Style modern itu terlihat agak semrawut, matanya masih menyisakan lelah yang dalam, jetlag dan beban jiwa yang tak terbagi sejak ia meninggalkan Kota Daejeon.

READ ALSO

Raih Empat Emas, Klub Panahan Dzunnurain Lumajang Peringkat Empat di Kejuaraan Panahan Jakarta Barat

Prof. Nila : Pusat Partisipasi Kesehatan Belum Berorientasi Perempuan

Tanah Korea, tempat ia dihormati bukan sekadar sebagai pemain, tapi sebagai simbol perjuangan, sebagai ksatria dengan sorotan mata yang tajam dan berani. Namun Juanda bukan Incheon.

Tak ada penyambutan resmi, tak ada pelukan hangat dari pihak negari. Hanya suara roda koper yang bergesekan dengan lantai, dan sekumpulan kecil pendukung setia yang meneriakkan namanya dari balik pagar pembatas.

“Mega! Kami bangga padamu!” teriak seorang remaja dengan suara bergetar, memegang spanduk bertuliskan “Garuda Tak Lelah Terbang, Walau Tanah Sendiri Membisu.”

Mega menghentikan langkah. la menoleh, mata itu, mata seorang pahlawan yang telah berdiri gagah di liga terbaik Asia sekarang basah.

la tersenyum kecil, getir, lalu melangkah ke arah mereka. Tak lebih dari lima belas orang. Tapi teriakan mereka lebih nyaring dari diamnya negari.

“Kenapa negera tidak datang menyambutmu?” tanya seorang wanita paruh baya dengan nada marah tertahan.

“Kau mengangkat nama Indonesia di negeri orang. Tapi ketika kau pulang, hanya kami, penggemarmu yang berdiri di sini. Negara di mana?”

Mega menggigit bibirnya. la menatap langit Surabaya yang mendung, lalu menunduk.

“Aku bukan siapa-siapa di sini. Aku hanya pemain voli. Dan negeri ini lebih cepat menyambut mereka yang ribut di layar kaca daripada yang berjuang di lapangan.” Air mata meleleh di pipi salah satu pendukung. “Mega, kami gaungkan namamu di media sosial.

Kami trendingkan tagarmu selama tiga hari. Tapi negeri ini lebih peduli pada drama politik daripada kerja keras seorang perempuan yang menembus sejarah.”

Mega tertawa getir. “Karena aku tak membawa suara pemilu. Aku hanya membawa bola. Dan bola tak bisa memutar roda kekuasaan.”

Malam itu, Mega tidak langsung kembali ke Jember. la harus memeriksakan kesehatannya di Surabaya lebih dulu. Cedera bahu kirinya masih terasa, begitu juga lututnya.

Terlebih, batinnya jauh lebih retak ketika pulang rumah sendiri terasa seperti orang asing. Rasa kosong yang tak mampu ditambal plakat penghargaan atau selebrasi media asing.

“Aku pulang, tapi seperti tidak sedang kembali ke rumah,” gumamnya lirih.

Surabaya, Jumat pagi.

Mega duduk di ruang tunggu rumah sakit. Bahu kirinya dibalut perban elastis, sama seperti lututnya. Dokter bilang ia perlu istirahat total. Tapi Mega tahu, luka di tubuhnya bisa sembuh, sementara luka di hatinya tidak semudah itu.

Seorang perawat menyalakan TV di ruang tunggu. Di layar, berita politik berseliweran. Skandal dana bansos, dan berita selebriti.

Ada berapa media nasional yang bekerja secara profesional bukan suruhan negara. Bagaimana pun seorang atlet terbaik yang mengharumkan nama Indonesia di liga voli putri Korea Selatan, tempat lawan-lawan terkuat Asia berkumpul itu telah kembali tanpa sambutan, tanpa perayaan, tanpa rasa hormat.

Mega menarik napas panjang, lalu berkata pada dirinya sendiri, “Kalau bukan karena cinta pada olahraga ini, aku sudah berhenti sejak dulu.”

Oke, kita lanjut Jember, Sabtu sore.

Rumah tua di pinggiran kota Jember itu menyambut Mega dengan hujan deras. Ibunya, memeluk Mega erat. Tapi di balik pelukan itu, ada luka, seorang ibu yang tahu bahwa anaknya dihargai lebih di negeri orang.

“Nak, Syukuri kehadiran beberapa teman yang sambut kamu di bandara,” kata ibunya sambil mengusap punggung anaknya.

Mega hanya tersenyum. “Bu, Mega ini lahir menjadi Atlet berprestasi dari rahimnya Negeri tercinta ini.”.

Sumber: Media.online

Tags: Megawati Pertiwipemain voli

Related Posts

Raih Empat Emas, Klub Panahan Dzunnurain Lumajang Peringkat Empat di Kejuaraan Panahan Jakarta Barat
Daerah

Raih Empat Emas, Klub Panahan Dzunnurain Lumajang Peringkat Empat di Kejuaraan Panahan Jakarta Barat

April 28, 2026
Prof. Nila : Pusat Partisipasi Kesehatan Belum Berorientasi Perempuan
Nasional

Prof. Nila : Pusat Partisipasi Kesehatan Belum Berorientasi Perempuan

Januari 3, 2026
Mantan Pemain Top Jadi Marbot
Olahraga Kesehatan

Mantan Pemain Top Jadi Marbot

November 28, 2025
Desa Mojo Siap Dukung Program MBG, Bumdes dan Peternak Puyuh Jadi Andalan Suplai Dapur MBG Kecamatan Padang
Daerah

Desa Mojo Siap Dukung Program MBG, Bumdes dan Peternak Puyuh Jadi Andalan Suplai Dapur MBG Kecamatan Padang

November 5, 2025
Pemkab Bandung Diusulkan Jadi Percontohan Program MBG
Nasional

Pemkab Bandung Diusulkan Jadi Percontohan Program MBG

Oktober 1, 2025
Posyandu Harus Naik Kelas
Daerah

Posyandu Harus Naik Kelas

September 30, 2025
Next Post
Suhanto Ketua AKD Lumajang : Motor PCX Inventaris Desa, Bukan Dimiliki Pribadi

Suhanto Ketua AKD Lumajang : Motor PCX Inventaris Desa, Bukan Dimiliki Pribadi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Satlantas Polres Lumajang Gelar Kegiatan Poros Pagi di 37 Titik, Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Kondusif

Satlantas Polres Lumajang Gelar Kegiatan Poros Pagi di 37 Titik, Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Kondusif

April 12, 2025
Ada Pangan Murah di Lumajang dalam Rangka HUT RI ke-80

Ada Pangan Murah di Lumajang dalam Rangka HUT RI ke-80

Agustus 31, 2025
Sosialisasi Bidang Cukai Pemerintah Manfaatkan Seni Budaya

Sosialisasi Bidang Cukai Pemerintah Manfaatkan Seni Budaya

Oktober 25, 2023
Begini Penjelasan Pj. Bupati Lumajang Soal Pelaksanaan Komitmen Smart City

Begini Penjelasan Pj. Bupati Lumajang Soal Pelaksanaan Komitmen Smart City

Oktober 11, 2023
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In