PEDOMANINDONESIA – Aksi kejahatan dan pencurian terus saja menghantui masyarakat Lumajang. Belum reda soal maling motor dan aksi begal, kini kawanan pencuri sapi masih berputar putar dan mengobok obok wilayah hukum Polres Lumajang menjelang Hari Raya Idul Adha (Qurban) 1447 Hijriyah.
Kasus maling sapi terbaru menimpa peternak bernama Mista (40), warga Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Senin (18/5/2026).
Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, SH, menyampaikan kawanan maling sapi berhasil membawa kabur sapi betina jenis blasteran limosin.
Insiden itu diduga terjadi pada dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. “Yang dicuri 1 ekor sapi warna merah, umur 2 tahun,” ungkap Suprapto.
Dia menjelaskan, kawanan pelaku masuk dengan cara merusak dinding kandang bagian belakang yang terbuat dari bambu sesek, kemudian membawa keluar sapi korban. Mendapati laporan dari korban, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyisiran bersama warga sekitar.
Untuk membantu pencarian, Polres Lumajang juga menerjunkan anjing pelacak agar memudahkan pencarian. Apalagi di sekitar lokasi kejadian terdapat lahan tebu yang cukup luas.
“Kami masih melakukan penyelidikan, apakah kejadian itu ada kaitannya dengan menjelang hari raya Qurban apa tidak. Semoga sapinya belum diangkut pelaku,” pungkasnya.
Masyarakat dihimbau agar meningkatkan kewaspadaan di kandang masing-masing, guna mengantisipasi kejadian serupa. SB Agam si Jago/ADM.

















