• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Rabu, Mei 13, 2026
Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
  • Sikap Redaksi
    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    Hutan Kota Lumajang Seperti Terbengkalai dan Jadi Tempat Mesum

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    DPRD Lumajang Akan Pantau Realisasi APBD Tahun 2022

    Berikut Kesimpulan Rapat Paripurna Lanjutan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pernyataan Kapolres Lumajang, Ajakan Mulia Perlu Ketegasan dan Tindakan Nyata

pedoman_id by pedoman_id
Mei 13, 2026
in Uncategorized
0
Tanggapan Surat Terbuka ke Presiden RI Terkait Begal : Antara Kecemasan dan Ketidak Percayaan
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : SYAMSUDIN NABILAH*

PERNYATAAN Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, di akun Lumajang Indah, yang mengajak masyarakat tidak membeli sepeda motor bodong serta penjelasan upaya pengamanan ditingkatkan hingga tiga kali lipat sejak 2025-2026, merupakan langkah positif dan menyentuh akar masalah kejahatan pencurian kendaraan bermotor.

READ ALSO

Hari Pers Nasional, Kapolres Bondowoso Siap Menerima Masukan Membuka Ruang Klarifikasi dan Memperkuat Sinergi dengan Media

Mantan Menteri Agama Jadi Tersangka, Ini Penjelasannya

Pandangan beliau yang mengaitkan keberadaan kejahatan dengan hukum ekonomi — suplai dan permintaan — tepat sasaran. Karena keberadaan pasar bagi barang curian memang menjadi pendorong utama pelaku untuk terus beraksi.

Namun, di balik ajakannya, masih ada sejumlah hal krusial yang perlu diperhatikan dan diperbaiki agar pesan dan upaya yang disampaikan tidak hanya menjadi narasi normatif, tetapi dampaknya benar benar dirasakan oleh masyarakat Lumajang.

Yuk satu persatu penulis urai. Pertama, poin penting yang menjadi catatan adalah belum adanya tindakan penyisiran ke tempat-tempat atau rumah-rumah penduduk yang terindikasi memiliki sepeda motor bodong.

Mengajak masyarakat tidak membeli sepeda motor hasil curian atau bodong belum cukup selama barang hasil kejahatan itu masih aman disimpan, dipakai, bahkan diperjualbelikan tanpa ada risiko penindakan hukum yang nyata.

Ajakan ini akan kehilangan makna dan powerless manakala tidak dibarengi dengan operasi penertiban yang terarah, berbasis data intelijen, dan berani masuk ke tempat-tempat yang indikasi persembunyian atau pusat peredaran motor bodong.

Tanpa langkah ini, pesan yang tersampaikan seolah memberi ruang bagi para penadah dan pemakai motor bodong untuk merasa aman, sehingga angka kejahatan di Lumajang sulit ditekan secara signifikan.

Kedua, terkait peran kelompok masyarakat seperti SKD, Pos Kamling, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Betul memang, bahwa kolaborasi sangat dibutuhkan, namun ajakan ini belum cukup afdol selama tidak disertai langkah menghidupkan kembali keaktifan kelompok-kelompok tersebut. Karena saat ini banyak Pos Kamling dan kelompok pengamanan warga yang kondisinya pasif, seolah tidak ada karena kemungkinan kurangnya dukungan, pembinaan, maupun alokasi sarana dan anggaran yang memadai.

Pak Kapolres Lumajang tidak cukup hanya menyebutkan nama-nama organisasi itu ada, tetapi harus ada program konkret untuk membina, menggerakkan, dan memfasilitasi mereka agar bisa berfungsi maksimal. Bahkan, pemberian penghargaan atau insentif bagi kelompok yang berhasil menjaga keamanan lingkungan patut sekali dipertimbangkan sebagai bentuk apresiasi dan pendorong semangat berpartisipasi.

Pertanyaannya adalah adakah anggaran untuk itu? Kalau tidak ada bisa kah mengajak Pemda Lumajang?

Ketiga, aspek ketegasan dan kekuatan pesan dalam pernyataan Kapolres masih dirasakan terlalu “lembut” dan normatif. Beliau lebih banyak menyampaikan ajakan dan penjelasan, namun kurang ada tegasnya peringatan keras bagi siapa saja — baik pencuri, penadah, maupun penjual motor bodong — bahwa tindakan mereka akan ditindak tegas..!, disikat habis..! dan dijerat hukum seberat-beratnya.

Pernyataan yang datar dan seperti kurang tegas ini tidak akan membuat pelaku kejahatan merasa takut atau waspada. Padahal, masyarakat berharap melihat sosok kepolisian yang memiliki “taring”, berani bertindak tegas, dan menunjukkan bahwa polisi adalah garda terdepan yang akan melindungi warga dari ancaman kejahatan, termasuk tindakan kejam para begal.

Alasan Pak Kapolres mengenai luasnya wilayah dan banyaknya jumlah penduduk Lumajang, juga tidak sepenuhnya bisa diterima sebagai alasan utama, karena kabupaten-kabupaten lain dengan- karakteristik serupa- mampu menunjukkan kinerja pengamanan yang lebih efektif dengan strategi jitu.

Keempat, ajakan berkolaborasi belum disertai gambaran bentuk kolaborasi seperti apa yang dimaksud. Masyarakat tentu ingin tahu, bagaimana cara mereka bisa terlibat? Apa peran spesifik yang diharapkan? Dukungan apa yang akan diberikan Polres kepada masyarakat?

Tanpa kejelasan ini, ajakan kolaborasi hanya menjadi kalimat indah tapi kosong. Selain itu, sangat dibutuhkan langkah aksi nyata yang bersifat simpatik dan membangun kebersamaan, seperti kegiatan pengamanan gabungan, penyuluhan hukum, hingga kegiatan sosial yang melibatkan polisi dan warga.

Hal ini akan membangun ikatan emosional serta kepercayaan, sehingga masyarakat lebih berani melapor dan bekerja sama dengan kepolisian.

Sebagai penutup dari tulisan singkat ini, penulis ingin katakan, bahwa apa yang disampaikan Bapak Kapolres Lumajang sudah berada di rel yang benar dalam mengidentifikasi masalah dan mengajak peran serta masyarakat.

Namun, agar keamanan dan kenyamanan Kabupaten Lumajang benar-benar terwujud, maka ajakan tersebut harus segera diikuti dengan tindakan nyata berupa penindakan tegas terhadap peredaran motor bodong berbasis data, pengaktifan kembali kelompok keamanan warga, penyampaian pesan yang berisi ketegasan hukum, serta program kolaborasi yang jelas dan terukur.

Kepolisian harus tampil lebih berani, lebih tegas, dan lebih dekat dengan masyarakat, sehingga kejahatan tidak hanya dikurangi, tapi benar-benar bisa ditumpas sampai ke akarnya. Selamat bekerja. Kita dukung penuh agar Lumajang berubah lebih aman. Siap, Ndan?

Penulis : Mantan Ketum HMI Cabang Jember Komisariat Sastra Universitas Jember. Alumni Ponpes Annuqayah Guluk-guluk Sumenep, Jurnalis-Penulis

Related Posts

Hari Pers Nasional, Kapolres Bondowoso Siap Menerima Masukan Membuka Ruang Klarifikasi dan Memperkuat Sinergi dengan Media
Uncategorized

Hari Pers Nasional, Kapolres Bondowoso Siap Menerima Masukan Membuka Ruang Klarifikasi dan Memperkuat Sinergi dengan Media

Februari 11, 2026
Mantan Menteri Agama Jadi Tersangka, Ini Penjelasannya
Uncategorized

Mantan Menteri Agama Jadi Tersangka, Ini Penjelasannya

Januari 12, 2026
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
Uncategorized

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Januari 12, 2026
Bupati Lumajang Bunda Indah Ajak Kepala Desa Perkuat Soliditas
Uncategorized

Bupati Lumajang Bunda Indah Ajak Kepala Desa Perkuat Soliditas

Januari 7, 2026
‘Manifesto Masjid Nabi’, Legasi Kiai Pencetus Revolusi Kemasjidan
Uncategorized

‘Manifesto Masjid Nabi’, Legasi Kiai Pencetus Revolusi Kemasjidan

Januari 3, 2026
Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Perbanyak Doa, Empati, dan Evaluasi Diri
Uncategorized

Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Perbanyak Doa, Empati, dan Evaluasi Diri

Januari 3, 2026
Next Post
Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Profesionalisme Organisasi Harus Dijaga : Gerakan Tanpa Koordinasi Berpotensi Merusak Marwah Lembaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Nugraha Yudha Mudiarto Dicopot Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Diduga Selingkuh

Oktober 16, 2025
Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Biting Kutorenon Sukodono Lumajang

Mei 7, 2025
Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Sempat Terjadi Kericuhan Saat Eksekusi Rumah di Lumajang, Penghuni Tolak Pengosongan

Juni 11, 2025
Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Biar Aman Belilah Emas Antam di Tempat Resmi, Berikut Tempat Resminya

Maret 26, 2025
Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Lokasi Pusat Kota Lumajang, Komplotan Perampok Bersenjata Sikat Toko Emas Di Siang Bolong

Juni 21, 2025

EDITOR'S PICK

Tangani TBC dengan Tepat di Lumajang dengan Skrining Massal dan Meningkatkan Edukasi Masyarakat

Tangani TBC dengan Tepat di Lumajang dengan Skrining Massal dan Meningkatkan Edukasi Masyarakat

Februari 26, 2025
PPP Lumajang Antara Tantangan Nasional dan Kestabilan Daerah

Langkah Konkret dan Solusi Bupati Lumajang Atasi Begal

Mei 9, 2026
Sat Binmas Polres Lumajang Berikan Trauma Healing Kepada Korban Banjir Lahar Dingin Semeru

Sat Binmas Polres Lumajang Berikan Trauma Healing Kepada Korban Banjir Lahar Dingin Semeru

Juli 9, 2023
Israel Blokir Bantuan Kemanusian Masuk, Warga Gaza Khawatir Persediaan Makanan

Israel Blokir Bantuan Kemanusian Masuk, Warga Gaza Khawatir Persediaan Makanan

Maret 3, 2025
Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Navigate Site

  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

Follow Us

No Result
View All Result
  • Sikap Redaksi
  • Olahraga Kesehatan
  • Nasional
  • Tokoh
  • Serba Serbi
  • Seni Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan & Agama
  • Susunan Redaksi Pedoman Indonesia

© 2023
PT. Sogindo Media Jaya
Perumahan Tukum Indah Blok S 21, RT 003 RW 016, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur.

CP/WA : 081217863602
Email : sogiindomediajaya@gmail.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In