
BONDOWOSO (PI) – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid (AHW), kembali membawa Bondowoso meraih penghargaan Nasional berupa Universal Health Coverage (UHC ) awards, l di BPJS Jakarta.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bondowoso sebagai bentuk syukur dan komitmennya mengatasi persoalaan kesehatan di Kabupaten Bondowoso melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sebagai bentuk keseriusan AHW dalam program kesehatan pada Tahun 2025, Pemda mengalokasikan sekitar Rp. 60 miliar untuk JKN dengan kepesertaan mencapai 98,18% warga Bondowoso.
Sementara itu, H. M. Supriadi, SE (Ketua Komisi IV DPRD/ Ketua Dewan Pertimbagan Partai Golkar), mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bondowoso atas diraihnya penghargaan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati AHW karena kembali membawa Bondowoso meraih prestasi atas kinerjanya. Kami mengajak masyarakat Bondowoso menjaga kesehatan dan melakukan cek kesehatan berkala di puskesmas terdekat”, ucapnya, kemarin.
AHW menegaskan, penghargaan ini bukan hanya simbolik, namun sebagai bukti bahwa Pemerintah Bondowoso hadir di tengah- tengah masyarakat dan serius dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin.
“Dengan pencapaian ini warga Bondowoso tidak perlu khawatir dengan pelayanan kesehatan. Hasil manis ini merupakan kerja keras dan sinergi Pemda Bondowoso dengan semua pihak untuk kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Ghufron Mukti, Direktur Utama, menyampaikan, per tanggal 31 Desember 2025, keikutsertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa, 98 persen lebih total penduduk Indonesia.
Ghufron Mukti juga menegaskan bahwa pentingnya peran dan dukungan kepala daerah dalam menjaga keberlangsungan JKN kedepan melalui anggaran dan kebijakan.
“Daerah yang berhasil dalam UHC memiliki angka yang rendah dalam hal kesakitan dan itu menekan anggaran kesehatan dalam rumah tangga secara signifikan”, paparnya.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan, program JKN merupakan amanat konstitusi. Oleh karenanya ini wajib menjaga dan memeliharanya.
Ia mengingatkan kepada Pemerintah Daerah agar JKN tidak mengalami penurunan karena merupakan wadah perlindungan warga dari resiko kemiskinan akibat biaya kesehatan.
Dengan capaian tersebut Pemkab Bondowoso berkomitmen untuk terus perkuat pelayanan kesehatan yang merata, berkelanjutan, serta berpihak pada warga serta sebagai contoh dan teladan untuk daerah-daerah lain. HOS




















