LUMAJANG – Ketua DPRD Lumajang, Eko Adis Prayoga, SE, menyampaikan, tembakau dan kopi di Lumajang merupakan salah satu komoditas yang cukup besar produksinya. Pangsa pasar yang berhubungan dengan tembakau dan kopi, pun terbuka luas.
“Nah ini harus jadi perhatian kita untuk bagaimana keberadaan dua komoditas ini bisa memberikan hasil yang lebih pada para petani pembudidaya tembakau dan kopi itu sendiri”, ujar Eko Adis, panggilan karibnya usai menghadiri Gebyar Tembakau dan Kopi tahun 2023, di Kaliwungu Tempeh Lumajang, Selasa (8/7/2023).
Dikatakan, kopi dan tembakan ini saling keterkaitan. Orang yang biasanya merokok pasti ngopi. Ini yang kemudian menjadi titik poinnya supaya ke depan tidak hanya fokus pada pembudidayaan komoditi itu saja, tetapi juga bagaimana pasca panen juga dikemas sedemikian rupa, sehingga ada inovasi-inovasi dari olahan kopi maupun tembakau.
“Nah ini harus sambung. Semua sektor terkemuka saling menguatkan. Ada sisi pertaniannya, ada sisi kepariwisataannya, ada sisi kulinernya. Nanti kita sinkronkan satu dengan yang lainnya”, tukasnya.

Dikatakan, saat ini para petani tembakau banyak melakukan intervensi program, baik program dari pemerintah daerah yang bersumber dari APBD kabupaten, APBD provinsi maupun dari DBHCHT yang sumber dananya dari cukai tembakau.
“Di situ harus maksimal peruntukannnya karena ada undang-undangnya yang mengatur. Dan ini perlu dipastikan agar tepat sasaran. Nilai pemanfaatannya juga harus dirasakan oleh para pelaku perkelahian maupun yang di kopi itu sendiri”, ujarnya.
Selain itu, pemerintah, ujar Eko Adis, harus memberikan pendampingan terhadap para petani tembakau maupun kopi untuk meningkatkan produksi serta kualitas produknya sesuai kebutuhan pasar.
Eko Adis juga menyampaikan hukum pasar. Kalau produksinya meningkat, kualitasnya meningkat, maka pendapatan para petani dari sektor itu-secara otomatis-akan ikut terangkat.
“Jadi, hukum pasar berlaku. Jika harga komoditasnya bagus, produksinya bagus dan akhirnya mendapat nilai tambah, maka para petani akan konsisten untuk bertani di komoditas itu”, tambahnya. SYA



















