

PEDOMANINDONESIA, LUMAJANG – Telah terjadi erupsi G. Semeru, Jawa Timur pada Kamis, 6 Maret 2025, pukul 18:37 WIB. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 3 menit 22 detik.
Saat ini G. Semeru berada pada Status Level II (Waspada), dengan rekomendasi antara lain : Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak.
Tidak beraktivitas dalam radius 3 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. ADM
Sumber data :
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Pos Pengamatan Gunungapi Semeru
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan.
Media Sosial PVMBG
https://linktr.ee/PVMBG.




















